Selasa, 10 Desember 2019 05:39:58 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520271
Hits hari ini : 315
Total hits : 5146132
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Bulog Divre Jatim Siapkan Beras 613 Ribu Ton Hadapi Natal dan Tahun Baru






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 31 Oktober 2019 08:08:22
Bulog Divre Jatim Siapkan Beras 613 Ribu Ton Hadapi Natal dan Tahun Baru

Surabaya - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Jawa Timur bersama 13 Bulog Sub Divre yang berada di kabupaten/kota menyiapkan beras medium sebanyak 631 ribu ton untuk persiapan Natal 2019 dan tahun baru 2020 yang akan datang.

Kepala Bulog Divre Jawa Timur, Khozin saat Rapat Koordinasi (Rakor) Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2019 untuk menghadapi Natal dan Tahun baru 2020 di Surabaya, Rabu (30/10) mengatakan, stok pangan beras di Bulog Jawa Timur sampai September 2019 sebanyak 631 ribu ton dan cukup untuk konsumsi sampai akhir 2019. Sedangkan stok beras nasional sekitar 2,2 juta ton. “Stok persediaan pangan beras cukup melimpah,” ujarnya.

Menurut Khozin, tugas bulog selain menjaga ketersediaan pangan, juga melaksanakan keterjangkauan artinya harus melakukan operasi pasar. Di Jawa Timur Bulog mempunyai 13 Sub Divre di 38 kabupaten/kota siap melakukan operasi pasar (OP) atau KPSH bersama OPD. OP Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) akan berlangsung hingga 31 Desember 2019 atau menjelang Natal 2019 dan tahun baru 2020.

“Bulog akan terus menjaga stok, stabilitasi harga bahan pokok baik pada musim panen dan pada momen-momen tertentu seperti Lebaran, Natal dan tahun baru,” tuturnya.

Untuk menjaga kestabilan bapok, Bulog menggelar operasi pasar setiap hari menyiapkan 400 ton beras medium per hari dengan harga konsumen Rp 8.100 per kilogram. Beras OP jika dijual ke distributor dan pedagang ditambah biaya ongkos angkut dan kemasan karung atau tas sekitar Rp 8.300 per kilogramnya bisa lebih.

Khozin berharap masyarakat jangan panik karena stok dan persediaan beras di gudang-gudang Bulog di Jawa Timur cukup banyak dan bisa mencukupi kebutuhgan masyarakat hingga sampai dengan tahun depan. “Oleh sebab itu masyarakat dihimbau tidak resah karena stok beras di Jawa Timur aman hingga tahun depan.” Pungkasnya.info/red

dilihat : 36 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution