Senin, 18 November 2019 12:37:19 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520218
Hits hari ini : 1287
Total hits : 5089466
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Crown Group: Orang Indonesia Paling Banyak Beli Properti di Australia Setelah Tiongkok






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 10 Oktober 2019 11:08:46
Crown Group: Orang Indonesia Paling Banyak Beli Properti di Australia Setelah Tiongkok

Surabaya,pustakalewi.com - Perusahaan properti asal Australia, Crown Grup mengklaim, minat masyarakat Indonesia untuk membeli properti di Australia terbilang tinggi. Bahkan, minat masyarakat Indonesia menjadi negara kedua tertinggi setelah Cina, untuk membeli properti di Negeri Kangguru tersebut.

"Yang pertama tentu orang lokal sendiri. Kemudian untuk orang luar negerinya yang pertama adalah Tiongkok, kedua baru dari Indonesia. Berapa persen totalnya saya tidak bisa bicara. Tetapi dari seluruh luar negeri itu maksimum 40 persen (dari properti di Australia)" kata Deputy Project Sales Director Crown Group, Jefry Irawan di Surabaya, Rabu (9/10).

Jefry mengungkapkan beberapa alasan tingginya masyarakat Indonesia yang membeli properti di Australia. Alasan pertama, kata Jefry, karena banyaknya pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di Negeri Kangguru tersebut. Artinya, kata dia, properti yang dibeli masyarakat Indonesia di Australia kebanyakan untuk kepentingan pendidikan.

"Paling banyak pemicunya adalah untuk kepentingan sekolah. Indonesia jadi penyumbang jumlah pelajar yang cukup banyak ke Australia," ujar Jefry.

Pemicu kedua, lanjut Jefry tingginya minat masyarakat Indonesia untuk membeli properti di Australia adalah untuk kepentingan bisnis. Dimana, banyak masyarakat Indonesia yang mempunyai usaha di Australia. Ini didukung hubungan dagang yang baik antar kedua negara.

"Dalam segi perdagangan, antara dua negara juga cukup kuat. Jadi banyak orang Indonesia punya usaha di Australia. Usaha di Australia dianggap jauh lebih gampang daripada di Indonesia sendiri," kata Jefry.

Pembeli properti asal Surabaya menjadi pembeli terbanyak kedua setelah Jakarta disusul pembeli dari Medan dan Bandung yang membeli properti khususnya properti milik Crown di Australia.mwp

dilihat : 47 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution