Senin, 18 November 2019 12:52:44 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520218
Hits hari ini : 1353
Total hits : 5089532
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Bank Jatim Segera Salurkan Kredit Usaha Rakyat Rp 800 Miliar






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 30 September 2019 11:08:46
Bank Jatim Segera Salurkan Kredit Usaha Rakyat Rp 800 Miliar

Istimewa

Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim memastikan akan mulai menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) pada 2020 mendatang. Rencananya, akan ada dana segar Rp 800 miliar yang akan disebar di seluruh wilayah Jawa Timur.

Pgs. Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan pengembangan unit usaha baru untuk memberi layanan lebih pada masyarakat. "Tahun ini belum ada KUR, kebetulan kami untuk kredit produktif rencananya tahun depan kami salurkan KUR Rp 800 miliar untuk seluruh Jawa Timur," ungkapnya, saat ditemui di Malang.

Dia merinci, KUR tersebut akan memberi bunga ringan bagi masyarakat. Yakni pinjaman dengan bunga subsidi pemerintah sebesar 7 persen. Meski demikian, Ferdian memastikan pada tahun sebelumnya, Bank Jatim juga menyalurkan kredit usaha kecil dengan skema sendiri dan bersumber dari dana Pemerintah Daerah berupa loan agreement. "Mulai tahun ini dipersiapkan prosesnya untuk dapat mengajukan KUR sehingga awal tahun depan sudah bisa," katanya.

Ferdian mengemukakan untuk nilai pengajuan KUR di tahun pertama penyaluran nanti pun belum bisa dirinci karena perhitungan akan dilakukan jelang akhir tahun.

Prinsipnya, dengan loan agreement yang selama ini dijalankan perseroan, per tahun kurang lebih ada Rp 400 miliar yang tersalurkan untuk kredit kecil. Adapun mayoritas disalurkan pada sektor pertanian. "Secara kualitas loan agreement juga sangat baik dengan NPL [non-performing loan] di bawah 1 persen," ujar Ferdian.

Selain itu, Ferdian mengemukakan untuk sektor perdagangan perseroan juga memiliki skema sendiri yang bernama Pundi Kencana dengan NPL pada kisaran 2,7 persen. "Harapan kami nanti program KUR dapat ditangkap oleh para pengusaha muda, usaha mikro, UMKM, sebagai satu peluang bantuan pengembangan dan permodalan," pungkasnya.MTms/red

dilihat : 56 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution