Sabtu, 19 Oktober 2019 10:07:40 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 520149
Hits hari ini : 664
Total hits : 5030257
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sudah 20 Tahun StuNed Membantu Pelajar Indonesia Untuk Belajar di Belanda






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 11 September 2019 23:05:29
Sudah 20 Tahun StuNed Membantu Pelajar Indonesia Untuk Belajar di Belanda

Suasana Peringatan 20 Tahun StuNed


Surabaya,pustakalewi.com - Nuffic Neso Indonesia merayakan peringatan 20 Tahun Studeren in Nederland (StuNed) yang digelar di Erasmus Huis, Jakarta, Selasa (10/9/2019) kemarin. Acara ini dihadiri lebih dari 300 alumnus program StuNed yang berasal dari berbagai angkatan dan universitas di Belanda.

Direktur NUffic Neso Indonesia Peter van Tuijil menjelaskan, pertemuan ratusan alumni program StuNed ini menjadi salah satu kegiatan yang digelar dalam rangkaian 20 tahun program StuNed di Indonesia. Juga dilakukan kegiatan lainnya seperti seminar.

“Kami bersyukur dapat mencapai 20 tahun dimana sudah banyak sekali pelajar Indonesia terbantu dengan program ini,” kata Peter van Tuijil kepada pers di sela acara.

Peter mengungkapkan, sejak tahun 2000 diluncurkan hingga kini, StuNed telah membantu 4.619 alumni dari berbagai universitas di Belanda. StuNed telah membantu para pelajar Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, membantu mengembangkan pemimpin masa depan dan stakeholder di Indonesia.

Puncak perayaan Aniversary 20th, Nuffic Neso Indonesia sebagai bagian dari program StuNed mencoba menyoroti berbagai pencapaian dan dampak yang dihasilkan dari 20 tahun program StuNed di Indonesia.

StuNed adalah program beasiswa penuh, komponen yang telah lama ada di jantung hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda.

Sejak tahun 2000, program ini didanai oleh Kementerian Perdagangan Luar Negeri Belanda dan Kerja Sama Pembangunan melalui Kedutaan Besar Kerajaan Belanda (EKN) di Jakarta.

StuNed dilaksanakan oleh Nuffic Neso Indonesia, perwakilan luar negeri dari Organisasi Belanda untuk Internasionalisasi Pendidikan di Belanda (Nuffic).

Wakil Kepala Departemen Politik Kedubes Belanda Brechtje Klandermans, menjelaskan, selama 20 tahun terakhir, StuNed telah mendukung dan berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia di berbagai bidang strategis, termasuk pertanian, iklim investasi, pengelolaan dan keamanan air, dan supremasi hukum.

“Ini menempatkan StuNed sebagai salah satu beasiswa paling terkemuka di antara berbagai program beasiswa yang tersedia untuk warga negara Indonesia,” kata dia.

Sementara itu Koordinator Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, menjelaskan, sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2000 hingga sekarang, StuNed telah melalui sejumlah perubahan dalam hal fokus substantifnya.

“Dalam fase-fase sebelumnya, StuNed lebih kepada pemerintah dan organisasi non pemerintah (NGO). Belakangan, StuNed lebih menggarap pada personal atau individual melalui beasiswa yang berbasis kompetitif dan prestasi,”jelas dia.

Indy mengungkapkan, sedikitnya 4.500 orang Indonesia telah menerima dukungan dari StuNed sejak diluncurkan pada tahun 2000. Sebanyak 4.500 siswa ini adalah ujung tombak hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda dan berfungsi sebagai duta besar kualitas unggul Pendidikan Tinggi Belanda.

Saat ini, kata indy, alumni StuNed sudah bekerja untuk pemerintah di Indonesia, sektor swasta dan sipil, organisasi masyarakat dan secara geografis tersebar di seluruh Indonesia, yang membuka berbagai kolaborasi prospektif.

“Sebagian besar alumni kami bekerja di bidang yang relevan yang mendukung pembangunan Indonesia dan memegang berbagai posisi kunci,” kata dia.

Asosiasi atau jaringan alumni StuNed, IamstuNed juga telah didirikan pada 2018. Asosiasi alumni StuNed ini bekerja untuk membina kerja sama yang lebih komprehensif antara kedua negara. Cabang-cabang regional dari asosiasi Alumni sedang dibentuk di beberapa provinsi, termasuk Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara-Aceh.pr/red

dilihat : 67 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution