Sabtu, 19 Oktober 2019 08:43:07 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 520149
Hits hari ini : 467
Total hits : 5030060
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -UOB Bank Indonesia Fokus Garap Segmen Milenial






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 28 Agustus 2019 21:05:37
UOB Bank Indonesia Fokus Garap Segmen Milenial

Surabaya,pustakalewi.com - PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) terus fokus melakukan pengembangan yang menyasar generasi milenial dan digitalisasi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan melakukan transaksi belanja maupun melayani kebutuhan digital.

Enrico Tanuwidjaja, Ekonom UOB Indonesia mengatakan, kaum milenial dewasa ini menghabiskan hingga 50 persen pendapatannya pada gaya hidup 4 S yaitu, Sugar (makanan dan minuman), Skin (perawatan tubuh dan kecantikan Sun (liburan dan hiburan), serta Screen? (konsumsi layar digital).

“Dengan meningkatnya pembelanjaan kaum milenial yang diikuti kenaikan pendapatan, katanya, diharap menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Indonesia,” katanya lewat konferensi video di Jakarta, Surabaya dan Medan, Rabu (28/8/2019).

Meningkatnya pendapatan dan jenis pilihan pembelanjaan generasi milenial, turut membuka kesempatan pebisnis memenuhi kebutuhan segmen populasi ini, dan tentunya akan berkontribusi pada pertumbuhan bisnis mereka.

“Indonesia diproyeksi mengalami pertumbuhan positif. Kami mengantisipasi tingkat pertumbuhan yang tetap rendah sebesar 0,1 persen dari tahun ini hingga 2020,” ujarnya.

Enrico menambahkan, selain konsumsi kaum milenial, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

UKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang berperan penting menciptakan lapangan kerja, mendorong ekspor dan berkontribuso pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Agar UKM terus berkontribusi besar pada perekonomian, sambungnya, para UKM harus mampu mengoptimalkan bisnis untuk pertumbuhan dan ekspansi usaha. Digitalisasi akan membatu mencapai tujuan dan menjadikan bisnis tetap kompetitif.

Dikatakan, melalui penggunaan teknologi, UKM mampu mengotomatisasi proses operasional bisnis an meningkatkan produktivitas untuk membebaskan sumber daya lainnya.

“Untuk membantu UKM mendapat manfaat dari ragam solusi digital, kami menawarkan solusi manajemen bisnis terintegrasi berbasis cloud, UOB BizSmart. Solusi ini membantu UKM menjalankan berbagai aktivitas bisnis secara lebih efisien. Juga membantu tetap kompetitif, tumbuh dan berkembang lebih efektif,” jelasnya.

Presiden Direktur PT Bank UOB Indonesia, Kevin Lam mengatakan, pihaknya menyadari generasi milenial Indonesia akan menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi, seiring meningkatnya konsumsi pribadi kelas menengah dan daya beli yang kuat.

“Kami memprediksi pertumbuhan PDB Indonesia secara masing-masing 5,1 persen pada 2019 dan 5,2 persen pada 2020 di tengah gejolak ekonomi global saat ini,” tandasnya.pr/red

dilihat : 55 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution