Jum'at, 22 November 2019 00:12:16 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520226
Hits hari ini : 18
Total hits : 5099304
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Umat Kristen Jawa Timur Berharap Permasalahan di Papua Segera Selesai






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 21 Agustus 2019 09:05:28
Umat Kristen Jawa Timur Berharap Permasalahan di Papua Segera Selesai

Surabaya - Lembaga Keumatan Kristiani dan Aras Gereja Jawa Timur melakukan pertemuan di Bakmi PGM, Jl. Ngagel Jaya Selatan No. 120, Surabaya pada hari Selasa, (20/08/19).

“DPD GAMKI memfasilitasi pertemuan ini untuk menyamakan persepsi antar lembaga kekristenan dalam keikutsertaan Gereja dalam membantu kerja-kerja Pemerintah dan Polda dalam menciptakan suasana yang kondusif dan rukun di Jawa Timur dan segera menyelesaikan persoalan Papua,“ ujar Libertus Atmowijaya, Sekretaris DPD GAMKI Jawa Timur.

Ibeng, sapaan Akrab Libertus Atmowijaya menerangkan, pertemuan yang berlangsung pukul 17.00-21.00 itu dihadiri oleh DPD GAMKI Jawa Timur, MUKI Jatim, PGPI, PGPI-P, RDMP, GERKINDO, PPGI, Forkom, API Jatim dan BMDS.

Secara umum pertemuan lembaga gerejawi ini berharap permasalahan yang terjadi pada masyarakat papua segera dapat diselesaikan oleh pihak Kepolisian dan Pemerintah.

“Kami berharap pemerintah dan Kapolda dapat segera selesaikan kasus ini dan menangkap pelaku yang mengucapkan Monyet kepada Mahasiswa Papua di Kalasan, karena itu pemicu kericuhan di berbagai tempat di papua,” tandas Ibeng.

Akhir dari pertemuan Lembaga keumatan Kristiani itu, menghasilkan pernyataan sikap bersama yaitu :

1.Menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan memperkeruh suasana yang yang ada.

2.Meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak bertindak rasis kepada masyarakat papua, karena hal ini di nilai akan memicu konflik yang lebih besar lagi.

3.Pemerintah harus melibatkan gereja dalam melakukan komunikasi personal terhadap mahasiwa Papua yang ada di Jawa Timur.

4.Meminta Gereja harus hadir dan terlibat langsung dalam menjaga dan memelihara aktvitas kehidupan Mahasiswa Papua yang berkuliah di Surabaya.

5. Mendukung kerja-kerja Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam menangkap Dalang Kerusuhan dan Provokator di Asrama Papua.one/red

dilihat : 47 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution