Senin, 16 September 2019 09:28:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520099
Hits hari ini : 7465
Total hits : 4954243
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pondasi Pemukiman Jaman Kerajaan Majapahit ditemukan di Mojokerto






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 18 Agustus 2019 17:05:14
Pondasi Pemukiman Jaman Kerajaan Majapahit ditemukan di Mojokerto

Mojokerto - Majapahit sebagai kerajaan besar di Nusantara kala itu meninggalkan banyak situs - situs maupun peninggalan - peninggalan lainnya yang banyak ditemukan saat ini. Salah satu temuan yang terkait dengan kebesaran Majapahit saat itu adalah penemuan di Dusun Sumberejo, Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong Mojokerto.

Struktur dari bata kuno sisa pondasi permukiman Majapahit menjadi temuan pertama di wilayah paling utara Kabupaten Mojokerto. Namun, situs purbakala ini tidak menjadi prioritas ekskavasi karena dinilai kurang menarik. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim akan menyerahkan pelestariannya ke Pemkab Mojokerto.

Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho menilai struktur dari bata kuno di Dusun Sumberejo, Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong tidak potensial untuk diekskavasi. Menurut dia, situs purbakala tersebut hanya berupa sisa pondasi permukiman zaman Majapahit yang berukuran kecil. Bangunan yang ditemukan tersusun dari 2 lapis bata merah dengan panjang sekitar 2,5 meter.

"Tatanannya kurang jelas, prediksi kami sisa pondasi saja. Kami tidak berani memberikan jaminan akan menemukan sesuatu yang bagus kalau dilakukan penggalian. Situs ini kurang menarik untuk diekskavasi," kata Wicaksono seperti dikutip dari detikcom, Minggu (18/8/2019).

Proses ekskavasi, lanjut Wicaksono, baru akan dilakukan jika di sekitar situs Sumberejo ditemukan bangunan purbakala lainnya. Tentunya temuan baru dengan bentuk dan fungsi yang jelas.

"Kalau ada temuan lagi yang cukup potensial, kami berani memberikan kompensasi ke pemilik lahan untuk ekskavasi," tegasnya.

Kendati begitu, BPCB Jatim melarang keras warga maupu pemilik lahan merusak situs Sumberejo. Pihaknya akan mengeluarkan surat rekomendasi agar sisa pondasi permukiman Majapahit itu dilestarikan oleh Pemkab Mojokerto.

"Pelestarian juga menjadi tanggung jawab Pemkab Mojokerto. Karena Pemkab sudah mempunyai Perda Cagar Budaya. Kami berharap situs dijaga dan dilestarikan," tandasnya.

Situs purbakala ditemukan di samping rumah Samin, warga Dusun Sumberejo, Desa Brayublandong, Minggu (10/8). Saat itu dia sedang menggali tanah untuk saluran pembuangan air dari kamar mandi rumahnya.

Strutur bata yang nampak mempunyai panjang sekitar 2,5 meter. Bangunan kuno ini membentang dari timur ke barat. Setiap bata penyusunnya mempunyai dimensi 29 x 20 x 6 cm. Arkeolog BPCB Jatim memperkirakan situs ini sisa pondasi permukiman zaman Majapahit.red

dilihat : 40 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution