Senin, 16 September 2019 09:00:58 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520099
Hits hari ini : 7071
Total hits : 4953849
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polisi Berhasil Ungkap Jaringan Pemasok Sabu ke Nunung






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 26 Juli 2019 11:05:28
Polisi Berhasil Ungkap Jaringan Pemasok Sabu ke Nunung

Jakarta - Jajaran Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ) akhirnya, berhasil mengungkap jaringan pemasok narkoba jenis sabu kepada komedian Nunung Srimulat. Ada 6 tersangka yakni, HM alias TB, E, IP, K, ZUL dan AT. Sementara, K, ZUL dan AT masih dalam pencarian polisi (DPO).

Kepada awak media, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pengungkapan jaringan ini hasil dari pengembangan tersangka E yang ditangkap di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor, Jawa Barat.

Dari balik jeruji besi, E berperan memberikan narkoba jenis sabu kepada TB yang kemudian diserahkan TB kepada Nunung. Transaksi tersebut biasa dilakukan dikediaman Nunung di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

“Sebelumnya, kita menangkap NN dia ngaku dapat barang dari TB alias HM. Kita introgasi TB itulah dia mengaku dapat barang dari tersangka E yang masih berada di Lapas Kelas IIA Bogor,” jelas Calvijn di Polda Metro Jaya, Kamis (25/7/2019).

Selanjutnya lanjut Calvijn, tersangka E berkoordinasi dengan tersangka IP untuk mencarikan sabu pesanan TB. Keduanya dapat berkomunikasi dikarenakan berada di dalam Lapas yang sama dan sel yang berdekatan.

“Kebetulan tersangka E ini dimintai tolong oleh tersangka TB untuk mencarikan sabu. Tersangka E meminta dicarikan sabu-sabu kepada tersangka IP. IP kemudian meminta sabu kepada ZUL,” ungkapnya.

Dilanjutkan Calvijn, begitu pesanan sabu sudah siap, tersangka E akan memberitahukan hal tersebut kepada tersangka TB. Kemudian tersangka E mengintruksikan kepada K (DPO) untuk meletakan sabu pesanan TB itu di tempat yang telah ditentukan.

Kemudian sambung Calvijn, tersangka TB akan mengambil pesanan tersebut dan menyerahkannya kepada Nunung sesuai instruksi tersangka E.

“Proses pengambilan barang haram tersebut diletakkan di jalan ditiang listrik dibawah Flyover Cibinong Bogor oleh tersangka K yang sekarang buron,” kata Calvin.

Saat peletakan lanjut Calvijn, yang mengambil sabu itu tersangka TB. Jadi, Jumat itu, setelah diambil tersangka TB kembali ke TKP pertama di Tebet, yaitu rumah NN dan JJ. Di situlah ada transaksi.

Tersangka K (DPO) sendiri tambah Calvijn, berada di luar Lapas dan masih dalam pengejaran polisi. Begitupun dengan ZUL (DPO). Sementara, tersangka AT sendiri berperan sebagai penadah uang hasil penjualan narkoba milik ZUL (DPO).
“Saat ini, tersangka AT, K dan ZUL masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” pungkas Calvijn.Bj/red

dilihat : 20 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution