Sabtu, 07 Desember 2019 15:29:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520268
Hits hari ini : 2067
Total hits : 5139819
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BPJS Ketenagakerjaan Fokus Berdayakan Desa Sadar Jaminan Sosial






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 11 Juli 2019 14:11:31
BPJS Ketenagakerjaan Fokus Berdayakan Desa Sadar Jaminan Sosial

Surabaya - Desa menjadi fokus pemberdayaan BPJS Ketenagakerjaan dalam perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Tahun 2019 ini pula program Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan digulirkan kembali untuk melindungi aparatur desa pada program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Adalah Desa Sedayugunung di Kec. Besuki, Kab. Tulungagung, Jawa Timur yang merupakan desa ke-2 yang diresmikan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Plt. Bupati Tulungagung Maryoto Wibowo, Deputi Direktur Wilayah Jatim Dodo Suharto, Anggota Dewan Pengurus (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Puspita Wulandari di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kab. Tulungagung, Kamis (27/6/2019).

Desa Sedayugunung yang letaknya diatas pegunungan di Kab. Tulungagung ini memulai langkah awalnya dengan pendaftaran seluruh aparatur desa pada program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, program ini telah bergulir sejak 2017 dengan 276 desa telah dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan bagi aparatur desanya. Lalu pada 2018 sebanyak 201 desa serta pada 2019 ini telah ditunjuk 198 desa sebagai sasaran program ini. Total tercatat 675 desa telah menjadi sasaran program tersebut.

Di wilayah Jawa Timur sendiri, ada 26 Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2019 yang diresmikan secara simbolis di Desa Sedayugunung dan akan dilakukan pembinaan oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui sosialisasi dan edukasi akan pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kab. Tulungagung mencatat, 569 ribu penduduk usia produktif (1.025 diantaranya terdapat di Desa Sedayugunung) yang merupakan potensi bagi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Sementara yang telah menjadi peserta sebanyak 20 ribu (617 penduduk di Desa Sedayugunung atau 60%) untuk program PU maupun BPU.

Agus mengatakan, Desa Sedayugunung dipilih karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya telah terdaftarnya Kepala Desa dan perangkatnya pada program BPJS Ketenagakerjaan.

“Tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar masyarakat Desa mengenal lebih dekat program-program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga menimbulkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial. Juga agar muncul kesadaran para perangkat desa untuk mensejahterakan masyarakatnya yang juga pelaku ekonomi, antara lain dalam bidang Yayasan/BUMDes, tenaga ahli/pendamping desa”, papar Agus yang asli kelahiran Tulungagung.

Hal ini, lanjut Agus, juga tertuang dalam Nawa Cita Presiden Jokowi poin 3, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara dan Kesatuan. Dan poin 5 meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” dalam mendorong land reform serta Jaminan Sosial untuk seluruh rakyat di 2019.

Sementara Puspita Wulandari sangat mengapresiasi kepedulian Pemkab Tulungagung terhadap kesejahteraan ‘dengan mengimplementasikan desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kontribusi ini bukan hanya untuk menjalankan kewajiban sebagai penyelenggara negara, melainkan bentuk hadirnya negara untuk merealisasikan hak hidup aman, nyaman dan sejahtera sebagaimana diamanahkan Undang-Undang Dasar 1945,” imbuhnya.

Sedangkan Maryoto mengaku sangat berterimakasih atas upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memproteksi atau melindungi masyarakatnya yang berada di atas gunung. Program BPJS Ketenagakerjaan ini harus diikuti semua lapisan masyarakat Kab. Tulungagung.

“Mari kita bersama memberikan sosialisasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat akan pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena keberhasilan program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari Pemda dan Pemerintah Desa setempat,” tegas Maryoto bersemangat.bdk/red

dilihat : 24 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution