Rabu, 16 Oktober 2019 09:44:22 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520144
Hits hari ini : 543
Total hits : 5024696
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pertamina Bantah Tingginya Harga Tiket Pesawat Karena Harga Avtur






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 09 Juli 2019 14:11:42
Pertamina Bantah Tingginya Harga Tiket Pesawat Karena Harga Avtur

Jakarta - PT Pertamina (Persero) menolak anggapan bahwa salah satu penyebab tingginya harga tiket pesawat adalah karena tingginya harga avtur yang dijual oleh perusahaan plat merah itu. Bahkan Pertamina mengklaim, bahwa secara regional harga Avtur yang dijualnya berada jauh di bawah harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Jadi kami hanya ingin memastikan bahwa harga Avtur Pertamina yang dijual kepada industry penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) adalah harga yang paling murah. Jadi kalau ada yang menyatakan harga kami sangat tinggi, kami punya data yang akurat tentang itu,” ujar DirekturUtama Pertamina, Nicke Widyawati di sela-sela acara Halal bihalal dengan pemimpin redaksi media di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Dikatakan, harga avtur di Pertamina selalu diupdate setiap dua minggu dan harganya dapat dipastikan bersaing. Hal ini dapat dibuktikan dengan dari total penjualan Avtur Pertamina secara nasional, Bendara Cengkareng menyerap 60 persen lebih penjualan avtur nasional. “Jadi pasokan kita dikirimkan ke Cengkareng (Bandara Soekarno-Hatta) adalah yang terbesar, jadi heran kalau ada yang teriak bahwa harga avtur Pertamina mahal,” katanya.

Nicke memaparkan bahwa sebetulnya dalam menetapkan harga avtur, pihaknya selalu mematuhi mekanisme penjualan avtur sesuai Permen yang dikeluarkan Kementerian ESDM terkait batas atas dan bawah harga.“Bahkan kami selalu menjual di bawah harga eceran tertinggi yang diperbolehkan Kementerian ESDM. Bahkan secara regional, harga kitalah yang paling murah. Seperti di bulan Juli ini harga yang diperbolehkan Pemerintah US$ 12,6, tapi kita jualnya US$ 8,5,” ujar Nicke.

penerbangan nasional dengan menset harga paling murah secara regional. ”Sebab kalau demandnya terhadap avtur turun karena tiket naik dan penumpang sepi, maka hal itu juga pasti akan berdampak pada penjualan Pertamina,” katanya.

Sebelumnya Direktur Utama Air Asia Indonesia, Dendy Kurniawan mengklaim bahwa harga bahan bakar Avtur di Indonesia lebih mahal dari harga Avtur di negara tetangga. Padahal komponen bahan bakar memberikan kontribusi hingga 55 persen terhadap harga tiket. Karena itu dia meminta agar pemerintah mencarikan solusi terhadap permasalahan ini.

Sumber: Indopos

dilihat : 34 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution