Sabtu, 24 Agustus 2019 03:02:50 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 318
Total hits : 4896428
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polrestabes Surabaya Beri Tindakan Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 03 Juli 2019 08:30:54
Polrestabes Surabaya Beri Tindakan Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan

Surabaya - Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya kini semakin meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan terhadap ancaman tindak kriminalitas jalanan. Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, pun memerintahkan pada jajarannya, khususnya personel dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk berikan tindakan tegas bagi pelaku kejahatan jalanan.

Perintah tersebut ditindaklanjuti serius oleh jajaran Satreskrim dengan meningkatkan kegiatan patroli keamanan, khususnya di malam hari. Upaya itupun membuahkan hasil dengan berhasil melumpuhkan pelaku tindak kriminal pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Salah satu tersangka yang dilumpuhkan yakni M Tuki (34) warga Jalan Simo Gunung Kramat Timur Gang 5 yang nekat melawan polisi saat akan ditangkap. Pelaku ditangkap polisi setelah mencuri motor Honda Vario yang ada di rumah kawasan Tambak Asri.

Kapolrestabes Surabaya mengatakan, pelaku terpaksa ditembak polisi setelah melawan polisi saat akan ditangkap. Pelaku menyabetkan sebilah pisau penghabisan yang selalu dibawa pelaku saat beraksi mencuri motor.

"Kami sudah memberikan tembakan peringatan tapi pelaku terus melawan, jadi terpaksa kami tembak pelaku untuk menyelamatkan anggota kami yang akan menangkap pelaku," ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Selasa (2/7).

Sandi menjelaskan pelaku ini merupakan pemain lama yang menjadi incaran polisi dari Polrestabes Surabaya. Sebelumnya polisi lebih dulu menangkap rekan pelaku. "Dengan ciri ciri dan pola yang sama kami langsung menangkap pelaku," ucapnya.

Selama ini pelaku selalu membawa sebilah pisau penghabisan setiap beraksi mencuri kendaraan bermotor. Ini dilakukan untuk berjaga jaga jika aksi pelaku dipergoki korbannya. "Komplotan ini tidak segan untuk melukai korbannya yang memang memergoki pelaku," jelas Sandi.

Dari catatan polisi pelaku ini sudah beraksi sebanyak enam tempat di Surabaya."Selama ini pelaku selalu berganti ganti pasangan untuk mencuri, serta peran pelaku sebagai eksekutor," jelas Sandi.

Aksi pelaku ini dilakukan, Selasa, 2 Juli 2019 sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Tambak Asri. Beberapa saat kemudian korban mengetahui jika sepeda motornya hilang, langsung melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Surabaya.

Saat itu polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan patroli. Dengan ciri ciri sama seperti yang ada di CCTV korban, polisi langsung menangkap pelaku sekitar pukul 05.30 WIB.

Namun saat akan ditangkap pelaku langsung melawan petugas dengan mengeluarkan sebilah pisau penghabisan. Pelaku langsung melawan petugas, polisi sempat menembakkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali namun tidak digubris pelaku.

Saat itu juga pelaku langsung ditembak didada sebelah kiri oleh polisi. Pelaku tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Vario, Pisau penghabisan, Kunci T, dan sejumlah uang.info/red

dilihat : 41 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution