Sabtu, 07 Desember 2019 15:28:50 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520268
Hits hari ini : 2065
Total hits : 5139817
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Para Pemegang Saham Setujui Hasil RUPS Tahunan Dan Luar Biasa SBI






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 02 Juli 2019 20:05:52
Para Pemegang Saham Setujui Hasil RUPS Tahunan Dan Luar Biasa SBI

Jakarta - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Sheraton Gandaria Hotel, Jakarta. Dalam Rapat kali ini, para pemegang saham telah menyetujui beberapa agenda sebagai berikut:
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan:
 Menyetujui Laporan Tahunan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk tahun 2018
 Menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (Price Waterhouse Coopers Indonesia)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa:
 Menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan
 Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi
 Menyetujui Komposisi Direksi Perseroan
 Perubahan Jabatan Lilik Unggul Raharjo dari Direktur Independen menjadi Direktur.
Ringkasan Kinerja FY 2018

Di tengah situasi sulit tahun 2018, SBI masih mampu meraih peluang dari berbagai aktivitas pembangunan di Indonesia sepanjang tahun 2018. Beberapa catatan penting di FY2018 dapat disampaikan sbb:
 Total volume penjualan semen dan klinker meningkat 6.3%, dari 11 juta ton menjadi 11.7 juta ton.
 Pendapatan meningkat 11%, menjadi Rp10.378 miliar
 Dari sektor infrastruktur dan ritel, volume penjualan semen naik 9%, menjadi 10,6 juta ton.
 Unit bisnis agregat dan beton jadi, mencatat pertumbuhan penjualan yang kuat:
o Agregat tumbuh 39% dari Rp143,87 miliar menjadi Rp199,85 miliar
o Layanan konstruksi lainnya tumbuh dari Rp385,61 miliar menjadi Rp406.19 miliar
 Persaingan yang berujung pada tekanan harga, berimbas pada penurunan EBITDA, dari Rp1,259 triliun menjadi Rp1,075 triliun
 SBI masih mencatat kerugian Rp828 miliar, antara lain karena situasi yang sulit di pasar serta beban kewajiban-kewajiban keuangan Perseroan

Proyeksi Bisnis Semester II/2019
Proyeksi bisnis semen hingga Mei 2019 masih mengalami pasang surut yang mengakibatkan terhambatnya laju pertumbuhan volume penjualan dari target yang diharapkan. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatatkan penurunan volume penjualan semen sebesar 3.68%, dari pencapaian tahun 2018 sebesar 26.3 juta ton. menjadi 25.75 juta ton. Sementara total ekspor tumbuh 21.03% dibandingkan 2018 dari 2.06 juta ton menjadi 2.49 juta ton.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) sampai dengan Mei 2019, mengalami penurunan volume penjualan domestik sebesar 2.85 % dari pencapaian tahun 2018 sebesar 4.04 juta ton menjadi 3.92 juta ton. Sementara volume ekspor SBI mengalami penurunan 27% dari 287 ribu ton menjadi 208 ribu ton. Kinerja perseroan terlihat masih lebih baik dibandingkan industri secara keseluruhan.

Secara keuangan, selama kuartal pertama 2019, melalui sinergi perluasan jangkauan pasar dan program-program efisiensi yang dilakukan secara internal SBI berhasil menurunkan tingkat kerugian hingga 63% atau menjadi Rp 123 milyar dari Rp 332 milyar pada periode yang sama di tahun 2018.

Perseroan berharap akan terdapat peningkatan kebutuhan sekitar 3 – 4% di semester kedua mendatang yang didukung oleh cuaca yang lebih baik, serta berlanjutnya agenda pembangunan yang kita harapkan akan dilaksanakan oleh Pemerintah maupun swasta paska pemilihan umum.k9/red

dilihat : 39 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution