Rabu, 16 Oktober 2019 08:48:19 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520144
Hits hari ini : 453
Total hits : 5024606
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tingkatkan Pelayanan Peserta JKN-KIS, Klinik di Kota Serang Ini Terapkan Sistem Antrean Online






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 24 Juni 2019 11:33:46
Tingkatkan Pelayanan Peserta JKN-KIS, Klinik di Kota Serang Ini Terapkan Sistem Antrean Online

Serang - Sebagai bentuk komitmen fasilitas kesehatan dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), salah satu klinik di jalan KH.Abdul Hadi Nomor 13 Kebon Jahe, Kota Serang menerapkan sistem antrean secara online melalui aplikasi Mobile JKN. Salah satu fitur aplikasi mobile JKN-KIS tersebut sangat tepat bagi para peserta yang sibuk beraktivitas.

Miranti Apriliyani, Kepala Bagian Pelayanan Klinik Jannah mengatakan pihaknya mengimplementasikan sistem antrean online sejak Januari 2018. Banyak pasien yang merasa terbantu dengan fitur aplikasi mobile JKN-KIS.

“Kami menerapkan sistem online ini karena ingin meningkatkan pelayanan kepada pasien terutama pasien yang gak mau nunggu lama di klinik. Dengan sistem antrean online ini pasien lebih terarah, dan ini bentuk komitmen kami,” ujarnya.

Miranti mengaku banyak manfaat yang dirasakan pasien karena menginstall aplikasi Mobile JKN, di antaranya para peserta JKN-KIS tidak perlu tergesa-gesa lagi datang ke klinik, karena pasien dapat melihat jumlah antrean di Mobile JKN.

“Selain itu, banyak juga manfaat lain seperti mengetahui riwayat pelayanan pasien, bisa mengubah faskes, melakukan cek skrining kesehatan. dan juga bisa melihat tagihan premi,” paparnya.

Namun, lanjut Miranti, meskipun penerapan sistem antrean online ini telah berjalan baik, klinik yang mempunyai 37.000 peserta JKN-KIS ini harus intens mengedukasi masyarakat agar paham menggunakan fitur yang ada pada aplikasi mobile JKN.

“Per hari pasien di sini yang datang sekitar 500 orang, namun banyak yang lebih pilih manual. Karena kebanyakan pasien usia lanjut, jadi mereka gak ngerti ngoperasiin android,” terangnya.

Ia berharap masyarakat mau belajar untuk menerapkan aplikasi Mobile JKN. Sebab banyak fitur yang membantu pelayanan lebih mudah, efektif dan efisien.

“Semoga saja ke depan aplikasi Mobile JKN dapat menyentuh semua lapisan masyarakat. Sehingga pelayanan kesehatan di faskes mudah diakses dan membantu banyak pasien,” ucapnya.

Salah seorang pasien Lilis Kasiri (28) asal Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang mengaku terbantu dengan adanya sistem antrean online. Sebelumnya prosesnya lama karena melalui manual.

“Saya menjadi peserta JKN-KIS Sejak 2016. Saya tahu antrean online dari petugas kesehatan klinik saya berobat. Mereka mengarahkan untuk meng-install aplikasi Mobile JKN. Alhamdulilah dengan aplikasi online, saya gak harus berlama-lama di klinik,” ungkapnya.

Ia berharap kepada BPJS Kesehatan untuk terus mengembangkan inovasinya. Sehingga banyak kemudahan yang dapat diakses oleh kalangan masyarakat seperti Mobile JKN dan antrean online-nya. “Intinya kami ingin fitur-fitur di aplikasi mobile JKN tidak sebatas pada antrean online saja namun juga dikembangkan lagi sehingga mampu menyentuh semua generasi,” tutupnya.btn/red

dilihat : 26 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution