Jum'at, 23 Agustus 2019 09:03:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520082
Hits hari ini : 1101
Total hits : 4894287
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BNNP Jateng Ungkap Peredaran Sabu Jaringan Semarang-Mojokerto






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 23 Juni 2019 08:05:58
BNNP Jateng Ungkap Peredaran Sabu Jaringan Semarang-Mojokerto

Semarang - Tim bidang pemberantasan narkotika BNNP Jateng berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di jalan perbatasan Demak-Semarang beserta 6 tersangka.

Keenam tersangka antara lain, JP (35) asal Mojokerto, RL (29) seorang perempuan asal Mojokerto, MF (28) warga Kelurahan Krobokan Semarang, NI (40) warga Kelurahan Krobokan Semarang, CAP (36) warga Kelurahan Krobokan Semarang, dan Wahyu Fitriyanto alias Fitri (30) merupakan warga binaan LP Klas IIB Pati.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Benny Gunawan mengungkapkan, awalnya petugas BNNP Jateng menerima informasi dari masyarakat adanya pengedar narkoba dan bandarnya di wilayah Krobokan Semarang Barat berinisial NI, MF, CAP.

“Dari hasil pengembangan petugas mendapat informasi adanya kurir yang diduga membawa narkotika dari Mojokerto ke Semarang melalui perjalanan darat dengan mobil,” ujar Benny di kantor BNNP Jateng, Sabtu (22/6/201).

Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan di daerah perbatasan Demak dan Semarang. Di sana petugas mencurigai sebuah mobil Daihatsu Sigra warna putih sesuai ciri-ciri yang disebut pemberi informasi. Kemudian oleh petugas mobil tersebut dihentikan, lalu diperiksa dan didapati 2 orang penumpang atas nama tersangka JP dan RL.

“Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan bungkusan berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu seberat 400 gram, dan mengamankan kedua tersangka,” kata Benny.

Dikatakan, dari pemeriksaan awal tersangka JP bermaksud mengantarkan sabu ke seseorang yang nantinya akan mengarahkan tersangka JP. Petugas kemudian melakukan control delivery dan berhasil mengamankan MF yang akan menjemput sabu dari tersangka JP tersebut. Dari keterangan tersangka MF, dirinya diperintah oleh NI.

Petugas kemudian mendatangi rumah NI dan mengamankan tersangka NI dan CAP. Dari penggeledahan di rumah tersangka Nl ditemukan 229 butir pil warna hijau yang diduga ekstasi.

Tersangka JP diketahui diperintah untuk mengantarkan sabu dari Mojokerto ke Semarang oleh seorang Napi LP Pati bernama Wahyu Fitriyanto alias Fitri. BNNP Jateng bekerjasama dengan LP Pati kemudian mengamankan Fitri. Dalam pemeriksaan didapati HP merek Xiaomi yang dipakai Fitri untuk berkomunikasi dengan JP.

Sementara barang bukti yang berhasil disita petugas antara lain, serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu 400 gram, 229 butir warna hijau diduga ekstasi, 1 unit mobil Daihatsu Sigra putih dengan Nopol S 1739 SL, 1 unit sepeda motor honda Scoopy warna cream dengan Nopol G 3650 DH, dan 8 buah handphone.

Para tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan BNNP Jawa Tengah dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 131 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal pidana mati. (Ning/bj)

dilihat : 27 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution