Minggu, 21 Juli 2019 16:24:16 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520049
Hits hari ini : 1245
Total hits : 4820595
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mahasiswa UNIKA Soegijapranata Kunjungi PT INKA






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 20 Juni 2019 08:11:35
Mahasiswa UNIKA Soegijapranata Kunjungi PT INKA

Semarang - Sebanyak 48 mahasiswa dan dosen pendamping Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata melakukan kunjungan industri ke PT. Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) manufaktur kereta api terintegrasi, Rabu (19/6/2019).

Dalam kunjungan tersebut para mahasiswa didampingi Ketua Program Studi Teknik Elektro, Dr. Leonardus Heru Pratomo MT dan diterima oleh Manager Keamanan, Herlambang Eko Adi beserta tim teknik dan Humas PT INKA (Persero).

Menurut Leonardo, pada kunjungannya itu Herlambang menjelaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang pandai dan tidak kalah dengan bangsa lain. Terbukti pada 18 Mei 1981, didirikan PT INKA (Persero) yang merupakan produsen kereta api terintegrasi pertama di Asia Tenggara, fokus menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi transportasi terbaik.

Selain dioperasikan di Indonesia, produknya telah menyebar dan beroperasi di banyak negara di dunia, seperti Bangladesh, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura dan Australia. Adapun produk tersebut berupa lokomotif, kereta penumpang, kereta berpenggerak, gerbong barang, kereta khusus serta produk pengembangan.

Selanjutnya para peserta juga mengunjungi pabrik kereta api dengan total luas lahan 22,5 ha, dimana tahun ini akan dibangun sebagai pengembangan industri di Banyuwangi.

Selain itu, dijelaskan pula mulai proses desain, pengerjaan awal sampai dengan pengecatan dan pemasangan instalasi pendukung, hingga pengiriman kepada negara pemesan maupun kebutuhan nasional, bahwa rata-rata kereta api yang dihasilkan perbulan mencapai tiga unit.

“Secara teknis maupun keunggulan di bidang perkeretaapian, tidak ada tandingannya di Asia Tenggara, tetapi kalau di Asia Korea, Jepang India dan China maupun di Eropa kita mesti harus berjuang untuk memenangkan pasar, meski itu sangat ketat persaingannya. Oleh sebab itu pengembangan industri yang ada di Banyuwangi akan menjawab kebutuhan tersebut,” ujar dia.

Menurut Herlambang, prosedur agar bisa bergabung di PT. INKA, devisi human capital yang dikelola Arif Muhaimin selaku General Manager selalu mengumumkan kebutuhan tenaga kerja melalui website https://www.inka.co.id/karir/44. “Ini sangat memudahkan bagi calon pencari kerja yang siap bergabung dengan PT. INKA,” tandasnya.

Leonardus Heru mengaku sangat berterima kasih pada PT. INKA yang telah menerima kunjungannya. Pihaknya banyak menangkap hal baru dan penyesuaian di dunia industri yang sejalan linier dengan jasa pendidikan utamanya teknik elektro Unika Soegijapranata.

“Tentu bagi alumni dan mahasiswa tidak perlu khawatir, apa yang dibutuhkan industri sudah dapat dipelajari di bangku kuliah, tinggal penyesuaian dan pengembangannya,” kata Heru di Semarang.BJ/ning

dilihat : 34 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution