Sabtu, 24 Agustus 2019 03:58:39 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 423
Total hits : 4896533
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Enam Prodi ITS Sukses Terakreditasi IABEE






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 19 Juni 2019 11:08:45
Enam Prodi ITS Sukses Terakreditasi IABEE

Surabaya,pustakalewi.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus berupaya dalam menjaga kualitas setiap program studi (prodi) yang nantinya dapat diakui oleh banyak pihak, baik nasional maupun internasional. Salah satunya dibuktikan dengan capaian enam prodi sarjana (S1) di ITS yang berhasil meraih akreditasi general dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).

Keenam prodi tersebut antara lain Teknik Perkapalan, Teknik Material, Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Mesin, dan Teknik Lingkungan. Perolehan tersebut menyusul prodi Teknik Kelautan yang terlebih dahulu berhasil meraih akreditasi provisional dari IABEE setahun sebelumnya.

Kepala Departemen Teknik Mateial ITS, Dr Ir Agung Purniawan ST MEng menjelaskan, selama ini IABEE sendiri telah diakui di Indonesia oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai badan yang bertanggungjawab terhadap akreditasi program-program studi yang memberikan gelar sarjana akademik di bidang teknik dan computing.

Lembaga akreditasi internasional tersebut mengacu pada Washington Accord sebagai salah satu standar akreditasi internasional bidang teknik. Akreditasi IABEE menekankan pada implementasi pendidikan berbasis capaian pembelajaran (outcome based education). “Sehingga menjamin pemenuhan proses perbaikan berkelanjutan,” imbuhnya.

Kemudian dalam mendapatkan akreditasi internasional, terang Agung, setiap program studi diharuskan menyesuaikan pembelajaran berdasarkan capaian pembelajaran (learning outcome) yang sudah ditentukan dan diberikan oleh IABEE. Sementara itu, ia mencontohkan hal yang juga dilihat dalam proses akreditasi meliputi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kebersihan, dan hasil pembelajaran dari mahasiswa itu sendiri.

Akreditasi internasional yang diraih ini juga dapat menjadi salah satu nilai tambah pada setiap prodinya. Pasalnya, ketika banyak mitra dari luar yang menanyakan mengenai bagaimana pembelajaran yang telah dilakukan, akreditasi ini menjadi bukti bahwa kualitas yang ada telah memenuhi terhadap standardisasi internasional.

Dengan adanya akreditasi ini, Agung juga mengharapkan untuk bisa menjadikan momentum pembenahan pada sistem menajemen dalam internal prodi itu sendiri. “Nantinya, hal ini juga akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya ketika akan diakreditasi saja,” ungkapnya.pr/red

dilihat : 30 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution