Minggu, 21 Juli 2019 16:33:03 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520049
Hits hari ini : 1268
Total hits : 4820618
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Klub Sepakbola Bali United Go Public






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 17 Juni 2019 20:05:52
Klub Sepakbola Bali United Go Public

Jakarta - Klub sepakbola Bali United yang berada di bawah perusahaan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, membidik posisi 5 besar ke atas pada klasemen akhir Liga 1 2019 Indonesia mendatang. Klub ini resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). IPO ini juga menandakan, Bali United merupakan klub sepakbola pertama di Asia Tenggara yang go public.

Pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra, menegaskan, dirinya semakin percaya diri meraih 5 besar ke atas yang ditargetkan pihak manajemen, bahkan kalau perlu masuk 3 besar dengan adanya dukungan finansial. Hal itu terbukti dari keuntungan penjualan saham mereka yang mencapai Rp 350 miliar. Hal ini tentu diharapkan berimbas pada aspek tim dan bisa menjadi contoh bagi klub-klub lain.

"Saat keuangan tim bagus, kami bisa membeli pemain berkualitas dan bisa memperbaiki fasilitas yang ada, khususnya lapangan dengan kondisi rumput yang bagus sehingga latihan tidak perlu kuatir lagi dan hasil pertandingan pun bisa akan lebih baik lagi. Memang baiknya ada lapangan yang terpisah untuk pemain akademi junior maupun yang senior atau profesional. Saya pikir ini sangat penting agar perkembangan Bali United yang lebih baik lagi. Tahun lalu kami di posisi 11 klasemen akhir. Kami harap tahun ini bisa masuk 5 besar ke atas. Tapi kalau bisa juara Liga 1 kami akan sangat senang dan tentu harus berjuang keras mencapainya," ujar pelatih asal Brazil tersebut di BEI Jakarta, Senin (17/6/2019).

Baginya, langkah ini bisa mendorong klub ke arah yang lebih modern dari segi pengelolaan, terutama masalah fasilitas yang selama ini menjadi kekurangan klub di Indonesia. Saat tim punya lebih dana akan lebih sehat dan bisnis. Semua bisa jadi maju termasuk juga terkait stadion, fasilitas, dan membeli pemain.

Pelatih yang akrab disapa Teco itu mengakui beberapa tim di Liga 1 memang layaknya seperti demikian. Mereka harus perhatikan fasilitas untuk latihan pemain yang lebih baik dan tentunya hal itu bisa terwujud saat finansial klub lebih sehat.

Memiliki homebase di Gianyar, Bali, Perseroan memegang hak untuk mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali sampai tahun 2023 dengan kapasitas stadion yang dapat menampung sekitar 25.000 orang.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengungkapkan, pelepasan saham Bali United untuk umum membuat semakin banyak pihak bisa mendukung tercapainya visi dan misi Bali United meraih sukses yang berkelanjutan. Menurutnya, saat ini seorang suporter tidak hanya menjadi pendukung saja, tetapi juga sekaligus bisa menjadi pemilik klub.

"Saya mendukung klub terus berinovasi baik di bidang sepakbola maupun industri olahraga. Tentu saja juga termasuk para suporter yang kali ini dapat berperan lebih aktif dalam memperbesar dampak Bali United untuk mencapai tujuannya," kata Yabes.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, menyambut positif langkah klub Bali United. Menurut dia, hal tersebut menjadi sinyal industri sepak bola Indonesia semakin berkembang dan maju.

"Brand Bali United tentu akan semakin positif sebagai klub profesional dengan dukungan besar fan. PSSI akan selalu mendukung dan berharap akan ada klub lain yang mengikuti langkah Bali United,” tutup Iwan.SP/B1

dilihat : 20 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution