Kamis, 18 Juli 2019 01:22:27 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520046
Hits hari ini : 109
Total hits : 4813048
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Instagram Paling Buruk Bagi Kesehatan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 11 Juni 2019 14:08:30
Instagram Paling Buruk Bagi Kesehatan

Surabaya - Medsos Instagram cukup ramai dikunjungi oleh warganet dari berbagai belahan dunia. Namun ternyata Instagram justru didaulat menjadi medsos paling buruk bagi kesehatan mental.

Hal ini diungkapkan oleh suatu laporan penelitian baru-baru ini oleh Royal Society for Public Health di Inggris yang mengevaluasi 1.179 orang yang tinggal di Inggris berusia antara 14-24 tahun. Mereka ditanya soal medsos mana yang membuatnya merasa tenang, meliputi Instagram, Facebook, YouTube, Twitter, atau Snapchat.

Platform medsos ini dinilai berdasarkan dampaknya pada kualitas tidur, kecemasan, depresi, takut kehilangan (FOMO), kesepian, intimidasi, dan masalah citra tubuh.

Penelitian ini mencerminkan apa yang dirasakan responden melalui foto di semua platform dan dampaknya pada kesehatan mental.

Yang mengejutkan, Instagram dinilai sebagai platform terburuk dari semua platform medsos, diikuti dengan Snapchat di urutan kedua.

Platform ini juga membuat para responden merasa buruk dan merasa tidak aman, terutama wanita dan anak perempuan.

Hal itu dikaitkan dengan sejumlah filter yang digunakan agar semua orang terlihat benar-benar ‘sempurna’. Foto secara terang-terangan diedit sesempurna mungkin.

Akhirnya, seseorang membandingkan diri mereka dengan versi foto yang diunggah di Instagram.

Instagram sebenarnya telah melahirkan praktik penerapan lapisan filter dan mengedit foto dengan hati-hati sebelum akhirnya diunggah.

Selain itu, menyaksikan versi kesempurnaan orang lain dapat menyebabkan tingkat kepuasan hidup yang lebih rendah dan bahkan secara drastis memengaruhi suasana hati seseorang. (Red)

Sumber : detik.com

dilihat : 29 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution