Minggu, 15 September 2019 14:58:25 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520098
Hits hari ini : 6429
Total hits : 4943278
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Facebook dan Google Bakal Hilang di Smartphone Huawei






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 09 Juni 2019 08:05:30
Facebook dan Google Bakal Hilang di Smartphone Huawei

Surabaya - Facebook dikabarkan tidak lagi melakukan pra-pemasangan aplikasinya di smartphone Huawei setelah perusahaan asal Tiongkok tersebut masuk ke dalam daftar hitam pemerintah AS.

Selain Facebook, smartphone-smartphone terbaru Huawei juga tidak akan dilengkapi dengan Whatsapp dan Instagram. Meski demikian, pengguna bisa mengunduh sendiri aplikasi-aplikasi ini lewat Google Playstore.

AS mem-blacklist Huawei karena perusahaan Tiongkok itu diduga mampu memata-matai atau menyedot data pribadi. AS melarang perusahaan-perusahaan AS menjual suku cadang ke Huawei sejak pertengahan Mei lalu. Para pejabat AS telah lama khawatir pemerintah Tiongkok bisa menggunakan peralatan Huawei untuk memata-matai orang Amerika.

Google juga akan berhenti menyediakan operating system Android kepada Huawei. Semua aplikasi Google tetap akan tersedia di semua model Huawei saat ini. Namun, untuk model-model baru, aplikasi Google tidak akan tersedia.

Huawei berulang kali membantah bahwa produknya menimbulkan risiko keamanan nasional. Huawei adalah pemasok peralatan telekomunikasi terbesar di dunia dan merek smartphone No. 2 di belakang Samsung.

Pembatasan AS menimbulkan ancaman besar bagi bisnis Huawei dan dapat menunda peluncuran global 5G. Huawei sendiri telah membuat kesepakatan untuk membangun jaringan nirkabel 5G pertama di Rusia. Perjanjian dengan operator terbesar Rusia, MTS, ditandatangani di sela-sela pembicaraan di Moskau antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.


Sumber: Daily Mail

dilihat : 43 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution