Selasa, 18 Juni 2019 16:45:00 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 164
Total pengunjung : 514648
Hits hari ini : 2568
Total hits : 4723016
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Wawali Lepas Mudik Bareng Kadin Surabaya






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 04 Juni 2019 21:05:37
Wawali Lepas Mudik Bareng Kadin Surabaya

Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana melepas rombongan bus mudik yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, Senin (3/6/2019) kemarin di halaman Perhutani Margomulyo Surabaya. Sebanyak 21 bus diberangkatkan dengan tujuan berbagai daerah di Jawa Timur seperti Bojonegoro, Ponorogo, Madiun, Banyuwangi.

Wisnu Sakti mengatakan, rombongan pemudik yang mayoritas pekerja itu menjadi bagian penting dalam peningkatan perekonomian kota Surabaya. Diharapkan setelah kembali lagi nanti bisa mendorong roda perekonomian kota Pahlawan.

“Pemkot Surabaya mengucapkan selamat bertemu sanak saudara, salam untuk mereka, minal aidin wal faizin,” ucapnya.

Ketua KADIN Surabaya, Jamhadi mengatakan, mudik bareng Kadin ini menjadi yang terakhir kalinya di era kepemimpinannya sebagai ketua Kadin Surabaya yang berakhir di bulan Juli 2019, Jamhadi berharap pengurus mendatang juga bisa meneruskan program mudik bareng ini yang tentunya diminati oleh para pekerja.

“Hari ini spesial dihadiri pak Wawali, Surabaya berkembang luar biasa, 4 tahun yang lalu jumlah enterpreneur kita 1,4% dari jumlah penduduk, hari ini hampir 3,8%, Surabya sudah kita dukung menjadi smart city, tinggal beberapa langkah saja karena harus memenuhi ISO 37120, standart smart city di dunia,” terangnya.

Jamhadi menjelaskan, saat ini ada 1200 pemudik atau pahlawan ekonomi dari Surabaya yang pulang kampung, jumlah pemudik ini terbilang sama jika dibandingkan tahun lalu, namun tahun ini anggaran mudik bareng ada yang diwujudkan dalam bentuk santunan.

“Sekarang yang mengadakan mudik bareng kan banyak, hawatir kursinya tidak penuh, kan mubazir. Makanya kita bagi dengan instansi lain,” terangnya.

Menurut Jamhadi, para pekerja yang mudik itu juga disediakan armada bus untuk balik ke Surabaya, namun untuk arus balik ini yang mengkordinir langsung dari Pemprov Jawa Timur, diharapkan pekerja bisa memanfaatkan fasilitas mudik dan balik yang telah disediakan oleh Pemprov Jatim.

“Kalau dari Kadin tidak ada arus balik, Pemprov yang mengurusi, sehingga tidak tumpang tindih anggaran,” terangnya.k9/red

dilihat : 12 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution