Rabu, 17 Juli 2019 20:24:34 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520045
Hits hari ini : 2237
Total hits : 4812652
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sekar Bumi Fokus Garap Pasar Produk Olahan Udang ke AS






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 29 Mei 2019 08:05:14
Sekar Bumi Fokus Garap Pasar Produk Olahan Udang ke AS

Surabaya - PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) mengambil peluang dari memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok, dengan menggenjot ekspor ke AS yang selama ini dipasok dari Tiongkok.

Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk, Harry Lukmito, mengatakan, kebijakan kenaikan tarif bea masuk impor produk asal Tiongkok oleh pemerintah AS menjadi peluang bagi produk perseroan, seperti makanan olahan udang dan ikan serta produk makanan beku untuk menggenjot pasar AS. Selama ini, produk olahan perseroan sudah masuk pasar AS dan kontribusi penjualannya cukup bagus sekitar 70 persen dari total penjualan ekspor.

"Dengan peluang yang ada sekarang, kita bisa menggenjot ekspor lebih besar lagi ke AS. Kita ambil peluang perang dagang AS-Tiongkok ini," kata Harry Lukminto usai paparan publik hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Sekar Bumi Tbk di Surabaya, Senin (27/5/2019).

Harry menyebutkan, selama ini pasar ekspor produk perseroan juga merambah ke pasar Eropa, Jepang, Korea, Australia, dan beberapa negara Asia lainnya. Terbaru, produk Sekar Bumi juga telah merambah ke pasar Amerika Latin, dan saat ini tengah dijajaki pasar Timur Tengah karena potensinya cukup bagus.

"Banyak produk kita diminati di Timur Tengah, karena mereka concern dengan labelisasi Halal yang notabene Indonesia juga sangat patuh terhadap produk Halal," ujar Harry.

Menurut Harry, upaya menggenjot pasar ekspor merupakan strategi perseroan untuk meningkatkan penjualan ekspor. Kontribusi penjualan ekspor sekarang cukup mendominasi sekitar 91 persen. Sedangkan penjualan lokal masih sangat kecil, tetapi diharapkan dengan adanya produk-produk baru akan meningkatkan pasar lokal sampai 30 persen.

"Untuk memenuhi pasar domestik memang kapasitas produksi kita sudah mentok dan terbatas, tapi setelah ini diharapkan pasar lokalnya naik karena potensinya masih sangat besar apalagi untuk produk frozenmisalnya tempura, springroll dan pangsit goreng," papar Harry.

Sementara itu Direktur PT Sekar Bumi Tbk, Freddy Adam menambahkan, sepanjang tahun 2018 perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 1,95 triliun atau naik 9,32 persen dibandingkan capaian 2017 atau secara volume mencapai 25.692 ton. Dari jumlah tersebut sebanyak 91,66 persen merupakan kontribusi pasar ekspor dan sisanya 8,34 persen merupakan pasar domestik atau hanya Rp 162 miliar.

Sementara untuk kinerja laba kotor pada 2018 mencapai Rp 225,61 miliar atau naik 21,19 persen dibandingkan laba kotor 2017. Sedang laba periode berjalan setelah pajak sebesar Rp 15,95 miliar dan penghasilan komprehensif periode berjalan sebesar Rp 17,48 miliar.

"Untuk kuartal I tahun 2019, perseroan telah mencatat pencapaian sekitar 35 persen dari target tahun ini," jelas Freddy.

Hingga akhir tahun ini, perseroan memproyeksikan penjualan tumbuh 10-15 persen seiring dengan beroperasinya pabrik baru di Cikupa dan adanya potensi ekspor ke AS.

Menurut Freddy, pabrik baru di Cikupa Tangerang yang sudah beroperasi itu akan memproduksi makanan olahan beku dengan kapasitas hingga 500 ton per bulan.

"Selain itu, di semester II nanti pabrik pengolahan pakan udang dan ikan di lamongan milik anak usaha kita PT Karka Nutri Industri juha akan selesai, lalu kuartal III juga ada pabrik bumbu yang kita investasikan Rp 10 miliar," pungkas Freddy.b1/bis

dilihat : 43 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution