Senin, 19 Agustus 2019 23:29:20 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520078
Hits hari ini : 1965
Total hits : 4879970
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Gunung Agung Kembali Erupsi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 25 Mei 2019 08:08:33
Gunung Agung Kembali Erupsi

Karangasem - Sempat tenang beberapa hari, Gunung Agung yang merupakan gunung tertinggi di Karangasem. Bali kembali mengalami erupsi, Jumat (24/5/2019). Erupsi disertai lontaran lava pijar di lereng gunung. Bahkan, warga di Desa Besakih dikejutkan dengan suara dentuman sangat keras akibat erupsi tersebut.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, I Dewa Gede Mertayasa, mengungkapkan, erupsi terjadi pada pukul 19. 23 Wita. Hanya saja, untuk ketinggian kolom abu belum bisa diprediksi karena tertutup kabut. “Untuk erupsi yang terekam alat seismograf dengan amplitude maksimum 30 mm dengan durasi 4 menit 30 detik. Terdengar suara gemuruh yang kuat dari pos pemantauan ini. Sementara untuk lontaran lava pijar mencapai 2,5 km sampai 3 km yang mengarah ke segala arah,” ujar I Dewa Gede Mertayasa.

Sementara warga dari Desa Besakih, I Nyoman Sumerta, mengatakan, pihaknya terkejut dengan suara dentuman keras dari erupsi Gunung Agung. “Suara dentumannya sangat keras seperti pesawat terbang. Semua keluarga sampai berhamburan ke luar rumah untuk melihat erupsi. Setelah dilihat, sudah terlihat lontaran api di puncak gunung. Tapi sekarang nyala api di puncak sudah hilang,” ujar I Nyoman Sumerta.

I Nyoman Sumerta menambahkan, pascaerupsi, di rumahnya mulai dilanda hujan abu yang sangat tebal dan hujan pasir. “Abunya yang turun sangat tebal sekali. Bahkan sekarang mulai hujan pasir," jelas Sumerta.

Sementara Kasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ni Wayan Asmi Sukmawati, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordiansi dengan kepala desa. “Sejauh ini masyarakat masih tenang. Kita akan terus melakukan komunikasi untuk melihat perkembangan di masyarakat,” ujar Ni Wayan Asmi Sukmawati.ant/b1

dilihat : 21 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution