Minggu, 21 Juli 2019 16:23:17 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520049
Hits hari ini : 1242
Total hits : 4820592
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mahasiswa Interior UK Petra Gelar Pameran Bertajuk Cre-Mart






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 24 Mei 2019 14:05:40
Mahasiswa Interior UK Petra Gelar Pameran Bertajuk Cre-Mart

Surabaya,pustakalewi.com - Sejumlah 131 mahasiswa Program Studi Desain Interior UK Petra menggelar pameran 19 Brand Startup Baru bertajuk Cre-Mart. Gelaran apik ini dapat dikunjungi selama tiga hari berturut-turut pada Jumat-Minggu, 24-26 Mei 2019 mulai pukul 10.00-21.00 WIB di Bazaar X project, Convention Hall Tunjungan Plaza 3.

“Pameran ini merupakan project dari gabungan dua kelas mata kuliah Creativepreneurship dengan metode Service Learning. Mahasiswa diminta membantu UMKM di sekitar Surabaya untuk menghasilkan produk yang kreatif, inovatif dan berdaya jual tinggi.”, ungkap Dr. Yusita Kusumarini, S.Sn., M.Ds. dan Mariana Wibowo, S.Sn., M.MT., selaku dosen pengampu mata kuliah ini.

Para mahasiswa ini menghasilkan 19 brand startup baru berupa aksesoris interior multifungsi dengan fashion, aksesoris interior, furniture dengan recycle material, kitchenware dengan kearifan lokal dan lighting design dengan menggunakan material pipa paralon. Para mahasiswa inipun melakukan survey ke 19 UMKM yang ada agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan UMKM tersebut.

Secara berkelompok dengan 5 hingga 6 mahasiswa di dalamnya, para mahasiswa menghasilkan produk baru dengan tidak meninggalkan UMKM yang telah ada. Diantaranya yang menarik dari recycle material adalah produk Kursita, BAKULS (Batik, Kulit, Plastik) dan Artic.

Kursita adalah produk mendaur ulang sampah dari tutup botol plastik yang dipanaskan menjadi lempengan-lempengan sebagai bahan produk kursi. “Dari 11 warna tutup botol ini bisa di mix menjadi tiga warna yang unik”, urai Gabriella Natali sebagai ketua kelompok Kursita.

Sedangkan BAKULS ini menghasilkan tas yang dapat dijadikan pot dan lampu sebagai elemen dekoratif. Sedangkan Artic merupakan produk home accessories dengan material limbah plastik, kertas, kain dan bahan daur ulang sejenis yang didesain untuk HP /tablet stand dan clothes hangers.pr/red

dilihat : 54 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution