Senin, 17 Juni 2019 05:56:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 58
Total pengunjung : 514290
Hits hari ini : 1016
Total hits : 4716479
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ubaya Gelar Festival Kewirausahaan Mahsiswa






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 21 Mei 2019 08:05:34
Ubaya Gelar Festival Kewirausahaan Mahsiswa

Surabaya - Guna meningkatkan pengembangan kewirausahaan dikalangan mahsiswa Universitas Surabaya menggelar Festival Kewirausahaan dan Inovasi Ubaya yang diselenggarakan oleh CIIES (Centre for Industrial Innovation and Entrepreneurship Studies) Ubaya, di di Chameleon Hall Tunjungan Plaza 6, Lt. 5, Surabaya, Minggu(19/5).

Drs.ec. Sujoko Efferin, M.Com(Hons)., M.A., Ph.D. selaku Ketua CIIES Ubaya menyampaikan bahwa dengan adanya Festival Kewirausahaan dan Inovasi menunjukkan bahwa Ubaya berkomitmen dan secara serius memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kewirausahaan dan inovasi di masyarakat.

CIIES merupakan lembaga yang didirikan oleh Ubaya untuk mengelola mata kuliah kewirausahaan dan inovasi serta menjaga program-program pembinaan atau pengembangan di kalangan mahasiswa, karyawan, dan alumni Ubaya.

“Saya berharap kewirausahaan Ubaya bisa terus berkembang dan inovasi produk yang dipamerkan mahasiswa bisa menginspirasi pengunjung yang datang,” pungkas Sujoko, di Surabaya, Senin (20/5).

Pameran inovasi produk dari mata kuliah Kewirausahaan dan Inovasi diikuti oleh mahasiswa Fakultas Teknik, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Fakultas Teknobiologi, Fakultas Industri Kreatif.

Ada lebih dari 50 produk dipamerkan yang terbagi dari produk makanan dan produk lifestyle, games. Inovasi produk mahasiswa seperti tas, makanan sehat, games, foto, dan permainan yang dibuat harus bernilai secara komersial dan mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan kompetisi dessert , yaitu menggunakan bahan baku jamu IBOE Natural Drink. Kompetisi ini merupakan salah satu cara memotivasi kaum milenial untuk berinovasi dan mengubah persepsi mengenai jamu. “Ketika berbicara jamu maka persepsi anak muda mengenai jamu pasti pahit, kuno, nenek moyang, dan jadul. Jamu Iboe ingin merubah persepsi ini melalui kompetisi dessert.

Tim yang telah lolos dan berhasil masuk dalam tahap final session akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 6.000.000 dengan menyajikan dan mempresentasikan hasil inovasi dessert yang telah dibuat di hadapan juri. Penilaian berdasarkan pada inovasi bisnis, display product, dan pengumpulan paper terkait latar belakang produk hingga segmentasi pasar.info/red

dilihat : 24 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution