Kamis, 27 Juni 2019 13:08:21 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 186
Total pengunjung : 517281
Hits hari ini : 1300
Total hits : 4749512
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Rektor Surabaya dan Madura Beri Tiga Himbauan kepada Mahasiswa






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 20 Mei 2019 20:05:58
Rektor Surabaya dan Madura Beri Tiga Himbauan kepada Mahasiswa

Surabaya,pustakalewi.com - om - Rektor PTN dan PTS se- Surabaya dan Madura bersama pimpinan lembaga layanan pendidikan tinggi (LL DIKTI) wilayah VII memberi imbauan kepada mahasiswa jelang pengumuman hasil Pemilu pada 22 Mei 2019 mendatang.

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Mohammad Nasih, mewakili perwakilan rektor se-Surabaya dan Madura mengatakan, pimpinan rektor merasa perlu untuk ikut menjaga situasi dan kondusivitas menjelang pengumuman hasil Pemilu.

Ia meminta mahasiswa ikut menjaga kedamaian, kebersamaan, kesatuan dan persatuan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memecah belah dan mengadu domba.

Selain itu, tidak memaksakan kehendak (anarkis), serta tidak memprovokasi dan terprovokasi.

"Kami mendorong BEM atau mahasiwa melakukan aktivitas atau aksinya secara ilmiah, secara akademik, secara obyektif. Tentu saja tidak irrasional," kata Nasih, saat jumpa pers di Unair, Senin (20/5/2019).

Ia pun mendorong mahasiswa agar tidak turun ke jalan. Sebab, semua persoalan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan dialog.

Nasih mengatakan, aspirasi boleh dilakukan sepanjang tidak melanggar undang-undang dan peraturan yang ada.

Saat kongres BEM se-Indonesia di Bogor beberapa waktu lalu, Nasih menyebut hasil dari kongres itu cukup positif, yakni turut menjaga situasi pengumuman Pemilu dan pascapemilu tetap kondusif.

"Kami tidak mendorong (mahasiswa) turun ke jalan. Penyelesaian masalah di jalan rasanya bukan ide dan cara mahasiswa milenial sekarang ini," ujar dia.

"Cara mahasiwa menyelesaikan masalah pada era sekarang adalah dengan berdilaog, dengan argumentasi yang diterima semua pihak, tidak memaksakan kehendak," imbuh Nasih.mwp

dilihat : 29 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution