Senin, 19 Agustus 2019 04:06:03 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520078
Hits hari ini : 238
Total hits : 4878243
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BNN Kembali Musnahkan Barang Bukti Narkoba






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 12 Mei 2019 20:14:49
BNN Kembali Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memusnahkan barang bukti narkotika untuk yang ke-4 kalinya di tahun 2019. Kepala BNN, Komjen Heru Winarko menyebut, sebanyak 848 ribu anak Bangsa terselamatkan dari penyalah gunaan Narkoba. Barang bukti yang dimusnahkan berasal dar 6 kasus berbeda.

Kasus pertama saat terjadi penangkapan SY, di depan perusahaan Travel di Jalan Sudirman Dumai, Riau pada tanggal 17 Maret 2019 dengan barang bukti 5,4 Kg. Hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan AS, AR dan AT di Jalan Raya Kampung bukit timah, Dumai dengan barang bukti seberat 4,4 Kg.

“Selain itu, petugas BNN juga berhasil mengamankan tersangka lainnya, HA dan KA disebuah Kedai yang berlokasi di Jalan Cempedak Dumai,” terang Kepala BNN, Komjen Heru Winarko dalam rilisnya, Sabtu (11/5/2019).

Kemudian pada tanggal 23 maret 2019, BNN kembali menangkap ZF didaerah Pancoran Mas Depok dengan barang bukti seberat 10,4 kg. Setelah melakukan pengembangan, petugas berhasil mengamankan MY di daerah Pamulang, Tangerang Selatan dengan barang bukti seberat 10,5 Kg shabu.

Sementara itu, di Tarakan di daerah Selumit Pantai, tanggal 3 April 2019, petugas menangkap R dengan barang bukti seberat 1,7 Kg sabu yang disembunyikan di dalam jok speed boat.

Kemudain pada tanggal 11 April 2019,BNN menangkap U dan N,saat transaksi sabu di daerah Jalan Lintas Sumatera Utara dan menyita sabu seberat 10 Kg. Setelah melakukan pengembangan, pengendali sabu, YUN, berhasil diamankan di daerah Gamping Meunasah Dayah, Aceh Utara.

BNN juga berhasil mengamankan sabu seberat 60 Kg pada tanggal 12 april 2019 dengan menangkap 2 tersangka berinisial SU dan SAG, di sebuah sekolah di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara Sumatra Utara.

Sebelumnya, Anggota TNI di pos TNI AL Seruway Aceh Utara menerima informasi adanya peredaran narkoba, petugas pun kemudian melakukan patroli di lokasi perariran Alur Sungai Atau Muara di Desa Kuala Peunaga Lama, Aceh Tamiang dan menemukan sebuah speed boat yang mencurigakan yang diawaki dua pria.

Setelah petugas meminta untuk berhenti, speed boat justru melarikan diri dengan kecepatan tinggi, kedua pria kemudian meninggalkan speed boat di tepi Alur Sungai Desa Kuala Peunaga dan melarikan diri ke dalam hutan. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan empat buah tas yang berisi sabu seberat 67.1 Kg dan kemudain diserahkan ke lantamal I Belawan Medan.

Menurut Kepala BNN, Komjen Heru Winarko, petugas masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Dan tim BNN pusat akhirnya berhasil mengamankan salah satu pelaku yang sempat melarikan diri ke Malaysia Berinisial MN pada tanggal 3 april 2019 di Bandara kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Dengan berhasil mengamankan barang bukti sabu sebanyak 848 anak Bangsa terselamatkan dari penyalah gunaan Narkiba dan meminta masyarakat untuk tetap berpartisapasi dalam memeberantas Narkoba,” pungkasnya. (Stv/bj)

dilihat : 40 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution