Jum'at, 19 Juli 2019 06:26:14 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520047
Hits hari ini : 513
Total hits : 4815737
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pasca Arus Mudik, Truk ke Merak Bakal Dialihkan ke Priok






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 12 Mei 2019 17:08:28
Pasca Arus Mudik, Truk ke Merak Bakal Dialihkan ke Priok

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut sejumlah rencana mencegah kepadatan Pelabuhan Merak saat arus mudik. Salah satunya dengan mengalihkan truk-truk tertentu ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Satu adalah akan meningkatkan kapal-kapal dari Priok menuju Panjang dan disana kemungkinan kita akan mendapat bantuan dari TNI AL,” terang Menhub, Budi Karya, Sabtu (11/5/2019).

Tadi saya sambungnya, sudah telepon Panglima TNI, mudah-mudahan nanti TNI AL bisa membantu. “Jadi truk-truk tertentu itu tidak usah lewat Merak lagi, langsung lewat Priok,” tambah Menhub.

Menurut Menhub, persiapannya relatif lebih baik dari tahun lalu. Namun demikian pihaknya, akan melakukan satu kajian lebih mendalam agar nanti akan lebih baik dan tidak terjadi kemacetan lagi.

Selain pengalihan truk lanjut Menhub, bakal menggunakan pelabuhan di sekitar Merak hingga penggunaan kapal yang lebih besar dan cepat demi memperlancar arus mudik. Tiket online juga bakal diberlakukan.

“Kita akan upayakan menggunakan online. Kita memberikan insentif bagi mereka yang tidak berangkat di jam puncak, jadi itu kita lakukan,” ungkapnya.

Selain soal mengurangi kemacetan Menhub juga menyatakan telah meminta ASDP dan operator kapal untuk menambah pelampung. Pencatatan penumpang juga bakal dilakukan dengan e-KTP reader.

“Manifes biasa, jadi operator dan ASDP akan mencatat semuanya manifes dan konsisten dicek siapa saja yang masuk ke dalam dengan e-KTP reader,” jelasnya.

Saat ini tambah Menhub, pihaknya tengah membahas cara agar kebijakan ganjil-genap bisa diketahui orang-orang dengan mudah jika jadi diterapkan.

“Ganjil-genap akan kita evaluasi, keputusan akhir minggu ini. Tadi sudah ada proposal, tapi saya akan pastikan waktu nanti kita campaign itu masif dan semua orang itu gampang melihatnya. Supaya orang yang jauh-jauh itu tidak terjebak di sini. Nah, solusinya seperti apa kita akan lihat,” pungkasnya. (Stv/red)

dilihat : 38 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution