Jum'at, 24 Mei 2019 09:48:26 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 359
Total pengunjung : 506976
Hits hari ini : 1170
Total hits : 4640735
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Akhirnya Karyawan Hotel Korban Pemukulan Pilot Lion Air Datangi Polisi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 03 Mei 2019 20:27:03
Akhirnya Karyawan Hotel Korban Pemukulan Pilot Lion Air Datangi Polisi

Surabaya - Akhirnya karyawan La Lisa Hotel Surabaya yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum Pilot Lion Air, akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, Jumat (3/5/2019) sekitar pukul 18.59 Wib.

Laporan itu dilakukan setelah sebelumnya General Manager (GM) Hotel La Lisa, Rahmi D PRIS mengaku sedang berkonsultasi di Mapolrestabes Surabaya pada sore hari. Rahmi yang ikut mendampingi korban menyebut bahwa korban penganiayaan itu pria berinisial AR.

Pantauan di Kantor SPKT Polrestabes Surabaya, AR tampak dimintai keterangan oleh satu anggota SPKT sendirian. Sedangkan sekitar 5 orang yang saat itu mendampinginya, berada di barisan kursi tunggu, tepat di belakang kursi yang diduduki AR.

AR tampak tegang dan serius menjawab pertanyaan petugas SPKT di depannya itu. Sementara kamera sejumlah awak media yang sudah menunggunya beberapa jam, terus menyorot kepadanya.

Saat masuk, tidak ada satu katapun dari AR maupun Rahmi serta 4 orang tersebut. Mereka langsung masuk ke Ruang SPKT dan menunggu proses laporan.

Informasi yang didapat di lokasi, AR dan rombongan itu melapor ke SPKT setelah melakukan visum dokter seperti yang disarankan kepolisian. Laporan itu dilakukan AR meski ia masih dalam trauma.

"Secara fisik tidak ada, tapi psikis dan trauma. Korban masih trauma," jelas Rahmi sebelumnya.

Sementara, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menyebut, oknum Pilot Lion Air itu diketahui berinisial AG. Ia menginap di La Lisa Hotel Surabaya dengan 6 orang lainnya termasuk pramugara dan pramugari.

Pemukulan tersebut dilakukan oleh AG lantaran ada kekecewaan dengan pelayanan laundry hotel, yang diduga hasil strikaan pakaian AG yang dilakukan oleh housekeeping hotel dianggap kurang rapi.

"Meski kecewa, pemukulan tersebut tidak dibenarkan," ungkap Rudi.

Rudi menegaskan, meski korban tidak melapor, Polrestabes Surabaya akan tetap melakukan penyidikan atas kasus yang viral di media sosial tersebut dengan laporan model A.

"Meskipun tidak melaporkannya pun, kami akan memeriksa hal tersebut," tegas Rudi.JN

dilihat : 19 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution