Kamis, 27 Juni 2019 13:04:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 186
Total pengunjung : 517281
Hits hari ini : 1291
Total hits : 4749503
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ditambah 21 Penyidik Baru, KPK Prioritaskan Kasus BLBI






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 24 April 2019 20:11:13
Ditambah 21 Penyidik Baru, KPK Prioritaskan Kasus BLBI

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tambahan tenaga di bidang penyidikan setelah melantik 21 penyidik muda. Dengan tambahan penyidik ini, KPK memprioritaskan untuk menuntaskan sejumlah kasus lama yang mandek.

Salah satunya kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) kepada Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). “Jelas BLBI prioritas,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/4) kemarin.

Diketahui, KPK sedang melakukan penyelidikan baru untuk menjerat pihak lain yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI.

Penyelidikan ini, merupakan pengembangan dari perkara korupsi yang sama yang telah menjerat mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung.

Dalam kasus ini, Syafruddin telah dijatuhi hukuman 15 tahun pidana penjara dan Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI dalam putusan banding.

Bahkan, informasi yang beredar menyebutkan, KPK sudah meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka.

Saut hanya memastikan pihaknya akan memprioritaskan kasus BLBI lantaran terdapat sejumlah nama yang sudang terang disebut dalam putusan Syafrudin. “Yang sudah disebut-sebut itu, saya pikir itu lebih prioritas. Seperti BLBI kan sudah jelas itu putusannya,” pungkas Saut. (Stv/red)

dilihat : 43 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution