Rabu, 22 Mei 2019 12:12:27 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 234
Total pengunjung : 505072
Hits hari ini : 1411
Total hits : 4627455
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pemkot Surabaya Dukung Pengembangan Toko Kelontong






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 21 April 2019 11:08:06
Pemkot Surabaya Dukung Pengembangan Toko Kelontong
Surabaya - Pemerintah Surabaya mendukung pengembangan toko kelontong dengan cara membentuk koperasi untuk para pengusaha warung kecil tersebut dan masyarakat di sekitarnya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam siaran persnya, Selasa (16/4) mengatakan, koperasi harus ditegakkan, supaya keuntungan bisa dikembalikan untuk masyarakat setempat. “Saya memaksakan untuk membentuk koperasi toko kelontong, itu karena saya ingin sekali keuntungannya bisa dikembalikan untuk warga, untuk anggotanya,” katanya.

Salah satu kawasan yang menjadi prioritas lanjut Risma adalah Rumah Susun (Rusun), karena itulah kemarin Pemkot menggelar pembinaan pengelolaan usaha koperasi toko kelontong Rusunawa se Surabaya. Pembinaan ini, ditujukan kepada seluruh warga penggerak koperasi yang Rusun.

Kegiatan tersebut, diikuti 120 peserta yang terdiri dari 12 anggota Rusunawa Surabaya. Selain itu, pertemuan kali ini juga mengundang beberapa trainer untuk memberi pelatihan seputar pengembangan toko kelontong. Yakni, Motivasi Cara Mengembangkan Usaha dan Sejahtera Bersama Koperasi.

“Kalau beli di tempat lain keuntungannya ya diambil orang lain, kalau di koperasi keuntungan akan dirasakan semua anggota, ” kata Risma.

Pembelian barang sudah diakseskan dengan agen yang harganya relatif lebih murah dibanding harga pasar. Sehingga, nantinya keuntungan yang didapat untuk kesejahteraan para anggota.

“Kami sudah bisa membantu akses pembelian barang untuk mendapatkan harga-harga yang lebih murah. Bapak-ibu nanti bisa bandingkan, ini menjadi penting bapak-ibu sekalian. Saya ingin semua lebih sejahtera,” ujarnya.

Risma juga memberi peluang selebar-lebarnya kepada seluruh pengurus koperasi agar tidak hanya menjual barang-barang atau kebutuhan pada umumnya. Namun, apapun yang bisa diproduksi oleh warga, dapat dipasarkan melalui koperasi tersebut.

“Setelah ini lebaran, Bapak-Ibu sekalian bisa membuat kue kering, atau punya tumbuh-tumbuhan cabe yang akan panen boleh dijual juga di koperasi. Semuanya boleh,” ujar Risma.

Ia juga berpesan kepada seluruh pengolah koperasi agar lebih keras lagi dalam mencapai kesejahteraan melalui upaya pengembangan toko kelontong. Karena itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali.

“Saya sangat yakin warga Kota Surabaya dapat diajak kerja keras dan hidup lebih sejahtera, tidak ada yang bisa merubah nasib kita kecuali kita sendiri. Saya berharap training ini diikuti sebaik mungkin,” pungkasnya.k9/red

dilihat : 12 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution