Senin, 19 Agustus 2019 23:40:41 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520078
Hits hari ini : 1995
Total hits : 4880000
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -AIA Cari Bakat Pemain Bola Muda Asal Surabaya






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 20 April 2019 20:05:09
AIA Cari Bakat Pemain Bola Muda Asal Surabaya

Surabaya,pustakalewi.com – PT AIA FINANCIAL (AIA) hari ini memulai ajang pencarian bakat muda sepak bola Indonesia di Surabaya melalui program AIA 100 Talents Go To Phuket. Digelar sebagai kelanjutan dari AIA Sepak Bola Untuk Negeri yang diluncurkan tahun lalu bersama AIA Global Ambassador David Beckham, program ini merupakan bentuk dukungan AIA terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.

Kathryn Monika Parapak, Head of Brand and Communication, PT AIA FINANCIAL, mengatakan, “AIA 100 Talents Go to Phuket juga merupakan bagian dari perayaan 100 tahun AIA di Asia sebagai wujud komitmen AIA dalam membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama dan lebih baik. Ajang pencarian bakat ini terbuka untuk anak laki-laki dan perempuan usia 10-12 tahun dan 100 talenta terbaik dari program ini akan dipilih untuk mengikuti AIA Elite Football Training Camp di Phuket, Thailand bersama Global Football Development Coach Tottenham Hotspur, Anton Blackwood dan Shaun Harris.”

AIA memiliki komitmen untuk terus menjalankan inisiatif yang berkesinambungan dalam menginspirasi masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, antara lain melalui olahraga. AIA 100 Talents Go To Phuket adalah salah satu inisiatif yang kami usung untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak dini, sekaligus membuka kesempatan bagi para talenta muda sepak bola Indonesia untuk mengikuti pelatihan berkelas internasional,” tambah Kathryn.

Sebanyak 200 anak mengikuti seleksi yang berlangsung sepanjang hari di Lapangan Brawijaya, Surabaya, Sabtu (20/04). Terbagi atas dua tahap seleksi, di tahap pertama anak-anak diuji keterampilannya dalam mengolah bola dari mulai passing, shooting hingga kerja sama tim dan di tahap kedua, anakanak diuji kemampuannya dalam small sided games lima lawan lima.

Dalam seleksi pencarian bakat ini, Global Football Development Coach Tottenham Hotspur, Anton Blackwood dan Shaun Harris turut menyeleksi talenta terbaik untuk menjalani pelatihan di Thailand.

Anton Blackwood, Global Football Development Coach Tottenham Hotspur, mengatakan, “Saya sangat senang dapat kembali ke Indonesia. Anak-anak Indonesia memiliki bakat hebat dan merupakan salah satu yang terbaik di Asia. Peserta hari ini menunjukkan kemampuan sepak bola yang luar biasa serta memiliki energi dan antusiasme tinggi. Saya mengucapkan selamat kepada semua peserta, khususnya kepada pemain yang telah terpilih untuk mengikuti elite training camp di Phuket. Kami sangat menantikan untuk dapat memberikan pelatihan berkelas dunia yang sejalan dengan filosofi akademi Tottenham Hotspur. Kami juga akan mengajarkan mereka bagaimana menerapkan kebiasaan hidup sehat untuk membantu mereka hidup lebih sehat, lebih lama dan lebih baik.

Seratus talenta terbaik yang terpilih akan berangkat ke Phuket, Thailand, untuk menjalani training camp secara bertahap selama Juni hingga Juli 2019. Pelatihan meliputi sesi di lapangan dan di dalam kelas untuk mengembangkan kemampuan sepak bola mereka serta memberikan pemahaman yang lebih baik akan manfaat dari olah raga sebagai bagian dari pola hidup sehat sebagai bekal bagi anakanak dalam menjalani kehidupan baik di dalam maupun luar lapangan.

Selain manfaat kesehatan, olahraga juga bermanfaat bagi psikologi dan kehidupan sosial anak. Melalui olahraga, anak-anak belajar untuk melatih kesabaran, mengontrol emosi, disiplin dan bersikap sportif yang berperan dalam pengembangan karakter anak. Dalam hal olahraga tim seperti sepak bola, anak-anak akan belajar untuk bekerja sama dengan baik, tidak bersikap egois dan saling menghargai.

Psikolog anak, Irma Gustiana A, S.Psi, M.Psi, Psi, mengatakan, “Olahraga membantu menguatkan otot tubuh, koordinasi motorik kasar dan halus serta meningkatkan daya tahan tubuh anak. Dengan berolah raga, fokus dan keseimbangan anak akan terlatih, kepercayaan diri pun akan meningkat. Anak juga belajar bagaimana membangun kerjasama, kesabaran dan komunikasi. Olahraga juga merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik anak”.pr/red

dilihat : 68 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution