Selasa, 20 Agustus 2019 22:53:06 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520079
Hits hari ini : 1819
Total hits : 4881874
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KPUD Jakarta Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Hoax Rekapitulasi Surat Suara






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 20 April 2019 17:08:04
KPUD Jakarta Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Hoax Rekapitulasi Surat Suara

Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos mengimbau seluruh pihak tidak membuat maupun menyebarkan hoax terkait penghitungan dan rekapitulasi surat suara pada Pemilu 2019.

"Membuat hoax dengan menyebarkan berita atau hasil suara yang salah, seperti, misalnya, menyebarkan foto form C1 tapi belum sah, belum ada tanda tangan dari KPPS dan saksi, itu tidak baik," kata Betty dilansir Antara di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Menurut Betty, pengecekan kembali oleh masyarakat dengan mencermati kelengkapan pada foto C1 plano, penting untuk dilakukan agar mendapatkan informasi yang valid.

"Jadi coba kita cek dulu C1-nya, sudah lengkap apa belum," ujar Betty Epsilon Idroos.

Ketika disinggung mengenai hoax seperti adanya kecurangan dan manipulasi data, Betty mengungkapkan bahwa KPU akan terus bekerja semaksimal mungkin dalam proses memasukkan data yang tengah berlangsung saat ini.

"KPU terus konsentrasi dengan pekerjaan kami. Yang di luar sana ya monggo saja. Yang jelas, scan (pindai) C1 sudah ditampilkan ke publik. Kalau ada temuan, mau memberi masukan, kami apresiasi sekali," ucap Betty menambahkan.

Sementara itu, rekapitulasi suara berlangsung pada 18 April hingga 22 Mei 2019, dan dilakukan secara manual dan berjenjang, mulai tingkat kecamatan, kemudian diteruskan tingkat kabupaten/kota dilanjutkan ke provinsi kemudian terakhir tingkat nasional.b1/red

dilihat : 42 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution