Sabtu, 24 Agustus 2019 02:42:47 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 263
Total hits : 4896373
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Piala Presiden 2019: Persebaya Diimbangi Arema 2-2






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 10 April 2019 08:05:10
Piala Presiden 2019: Persebaya Diimbangi Arema 2-2

Surabaya - Persebaya Surabaya membuang kesempatan untuk memenangkan leg pertama final Piala Presiden 2019. Tim berjuluk Green Force itu harus puas ditahan imbang Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dengan skor 2-2, Selasa (9/4) petang.

Persebaya langsung mencetak gol saat babak pertama baru berjalan tujuh menit. Gol pembuka dicetak Irfan Jaya. Menerima umpan lambung Otavio Dutra, Irfan sempat mengontrol bola untuk mengecoh Johan Alfarizi. Setelah itu pesepak bola asal Bantaeng ini melepaskan tembakan dengan kaki kirinya. Boom, bola melengkung masuk ke gawang Arema.

Tim tamu hampir menyamakan kedudukan pada menit 10. Sayang tembakan mendatar Arthur Cunha berhasil digagalkan Miswar Saputra, kiper Persebaya. Persebaya harus kehilangan M. Hidayat pada menit ke-11 karena cedera paha. Posisinya digantikan Fandi Eko Utomo.

Persebaya sedikit mendominasi penguasaan bola pada 20 menit awal babak pertama. Mereka bermain cukup tenang dan sabar. Sementara Arema berupaya keluar dari tekanan lewat serangan balik.

Upaya tersebut tampaknya berimbas positif. Perlahan tapi pasti Arema bisa melepaskan diri dari tekanan tuan rumah. Seperti saat memperoleh peluang emas pada menit ke-21. Sayang umpan Makan Konate tidak bisa diselesaikan dengan sempurna oleh Dedik Setiawan.

Puncaknya saat Hendro Siswanto sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-33. Ia berhasil mencuri bola yang dikuasai Fandi Eko Utomo sebelum menaklukkan Miswar dengan sebuah tendangan keras. Hendro berlari ke arah barat laut dan merayakan golnya di hadapan Bonek. Selebrasi itu memantik respons penonton. Mereka menghujani pemain Arema dengan botol air mineral.

Cedera Hidayat berpengaruh kepada keseimbangan di lini tengah Persebaya. Fandi Eko yang didapuk sebagai pengganti, tak bisa bermain maksimal. Tak ada pemain jangkar yang mampu menahan bola bagi Persebaya. Hasil imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Persebaya mengawali babak kedua dengan peluang emas Fandi Eko menit ke-48. Namun tembakannya dari dalam kotak penalti masih melenceng di kanan gawang. Manu Dzhalilov juga hampir menjebol gawang Arema pada menit ke-50. Walaupun berdiri di depan gawang, sontekannya dapat digagalkan kiper Arema.

Kembali, peluang emas Persebaya pada menit ke-56 disia-siakan Dzhalilov. Pemain asal Tajikistan ini gagal menyambut umpan matang Lizio.

Persebaya nyaris tertinggal pada menit 60 saat Miswar Saputra melakukan blunder. Ia justru memberikan umpan kepada pemain Arema Ricky Kayame. Beruntung ada M. Syaifuddin yang sigap merebut bola.

Persebaya akhirnya kembali unggul. Green Force mendapatkan hadiah penalti setelah Balde dijatuhkan Hamka di kotak terlarang pada menit ke-70. Damian Lizio yang menjadi eksekutor penalti berhasil menggetarkan gawang Arema yang dikawal Kurniawan Kartika Ajie. Persebaya kembali unggul 2-1 pada menit ke-73.

Penampilan Miswar Saputra di laga ini bakal menjadi sorotan Bonek. Karena dia kembali membuat blunder fatal saat mengantisipasi tendangan bebas Makan Konate menit ke-79. Posisi Miswar terlalu maju saat mengantisipasi free kick Konate.

Gol ini memancing emosi penonton. Mereka, para penonton yang hadir di stadion, mencemooh kiper asal Aceh tersebut.

Emosi penonton kembali tersulut pada menit ke-81. Entah apa alasannya, mereka menghujani bangku pemain cadangan Arema dengan botol air mineral. Beruntung aksi ini tidak berlangsung lama dan berhasil diredam aparat keamanan.

Selepas itu, pertandingan berulang kali dihentikan karena ada pemain Arema yang tergeletak di lapangan. Skor imbang 2-2 tak berubah hingga laga usai. Persebaya harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa merengkuh trofi Piala Presiden. Sebab, laga kedua akan dilangsungkan di kandang Arema FC, Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (12/4) mendatang.fjr/sprt

dilihat : 450 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution