Senin, 14 Oktober 2019 21:14:58 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520138
Hits hari ini : 1680
Total hits : 5022264
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -SUV Toyota Fortuner Jadi Promadona Ekspor di Bulan Januari






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 04 April 2019 08:11:17
SUV Toyota Fortuner Jadi Promadona Ekspor di Bulan Januari

Jakarta - Ekspor kendaraan utuh (completely built up/CBU) bermerek Toyota sepanjang Januari–Februari 2019 tumbuh 4% menjadi 30.550 unit, dibandingkan periode sama tahun lalu 29.500 unit. SUV Fortuner menjadi primadona ekspor Toyota dengan volume sebanyak 7.890 unit atau 26% terhadap total ekspor.

Kontributor kedua adalah hatchback Agya yang di pasar ekspor memakai nama Wigo, dengan volume 5.900 unit (19%), diikuti Rush 5.330 unit, Vios 3,270 unit, Avanza 4.180 unit, Town Ace/ Lite Ace 2.280 unit, dan Kijang Innova, Sienta, serta Yaris 1.700 unit.

Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan, kondisi ekonomi global saat ini sangat kurang menguntungkan. Namun demikian, Toyota tetap berupaya menjaga konsistensi kinerja ekspor agar tetap tumbuh. Salah satunya didukung oleh kekuatan merek Toyota yang memberikan jaminan kualitas bagi pelanggan di berbagai belahan dunia.

"Pertumbuhan ekspor dua bulan 2019 merupakan sebuah permulaan yang cukup baik dalam memberikan optimisme bagi pencapaian kinerja ekspor yang positif. Kami menargetkan pertumbuhan ekspor 2019 di atas 5%,” ujar dia di Jakarta, belum lama ini.

Dari sembilan model ekspor CBU Toyota, dia menuturkan, model SUV berkontribusi besar, yakni 43%. Hal ini mencerminkan minat pasar global terhadap model SUV semakin tinggi.

Sebagai salah satu produsen SUV dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi, dia menegaskan, Toyota Indonesia terus meningkatkan daya saing produk SUV, sehingga dapat menjadi salah satu pemain aktif untuk mengisi pasar global tanpa mengesampingkan pemenuhan permintaan konsumen di pasar domestik.

Sebagai perusahaan manufaktur otomotif yang sudah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1971, Bob menegaskan, TMMIN memiliki orientasi ekspor atas produk-produk otomotif yang dibuat oleh sumber daya manusia (SDM) lokal dengan TKDN sebesar 75% ke atas. Tidak hanya dalam bentuk kendaraan utuh, TMMIN juga memproduksi dan mengekspor kendaraan setengah jadi (completely knock-down/CKD), mesin utuh, serta komponen kendaraan.

Per Februari 2019, TMMIN mengekspor kendaraan CKD sebanyak 6.500 unit, mesin utuh bensin sebanyak 17 ribu unit, mesin utuh etanol 1.500 unit, serta komponen kendaraan sebanyak 17 juta buah. Produk-produk ekspor bermerek Toyota ini berhasil merambah ke 80 lebih negara di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika.oto/b1

dilihat : 449 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution