Selasa, 10 Desember 2019 05:23:38 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520271
Hits hari ini : 276
Total hits : 5146093
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Koleksi Komodo di Kebun Binatang Surabaya Bertambah






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 06 Maret 2019 08:11:28
Koleksi Komodo di Kebun Binatang Surabaya Bertambah

Surabaya - Koleksi satwa komodo yang dimiliki oleh Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) semakin bertambah banyak. Pasalnya, tujuh ekor indukan komodo baru saja berhasil menetaskan 74 ekor dari 114 telurnya.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS) Jawa Timur, Chairul Anwar bahwa, Taman Wisata KBS kebanggaan Kota Surabaya telah bertambah koleksi satwa Komodonya.

“Dari 7 induk komodo yang dipelihara di kompleks KBS melahirkan 74 ekor. Sedangkan, penetasan telur dilakukan dengan menggunakan metode inkubasi selama enam bulan, sejak Juli 2018 hingga Januari 2019 di ruang perawatan bayi satwa atau nursery yang ada di KBS,” kata Anwar saat ditemui di Kantor KBS, Selasa, (05/03/19).

“Sedangkan, kelahiran 74 satwa komodo tersebut terjadi pada bulan januari februari. Jadi, total koleksi satwa Komodo yang dimiliki saat ini oleh KBS ada 142 ekor,” tambahnya.

Keberhasilan penetasan telur komodo, masih menurut Anwar, merupakan prestasi membanggakan. Karena, KBS merupakan satu-satunya Lembaga Konservasi (LK) yang paling banyak melakukan penetasan telur komodo, satwa yang tergolong dilindungi tersebut.

“Kalau LK LK lain yang pernah kita lihat dan perhatikan itu paling banyak 15 sampai 20 ekor. Tapi kalau paling liar tidak dapat kita deteksi karena dibebas liarkan,” terangnya.

Dengan keberhasilan penetasan ini, pihak KBS yakin akan menjadi LK yang mampu bersaing dengan LK modern di Indonesia. Sehingga, KBS dalam waktu dekat akan kembali menjadi salah satu wahana wisata yang iconic di hati masyarakat.

Ratusan komodo akan terus dirawat dan dipelihara PDTS KBS. Dan menjadi salah satu koleksi unggulan wisata satwa di Surabaya. Sehubungan dengan populasi yang terus meningkat, KBS pun berencana akan membangun kandang komodo lebih besar.

“Kita juga akan bangun tempat komodo dengan desain yang berbeda. Selama ini jika kita lihat hanya horisontal, nanti akan dibuat bagaimana bisa dilihat secara vertikal atau seperti apa. Roadmap nya sudah ada,” paparnya.

Kedepannya, guna menunjang kebutuhan infrastruktur, PDTS KBS juga akan membangun sejumlah fasilitas seperti jembatan penyeberangan berupa underpass yang menghubungkan pintu masuk KBS dengan Terminal Joyoboyo – Wonokromo, untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas yang terjadi ketika mobilisasi pengunjung KBS tinggi dimusim liburan.ws/red

dilihat : 458 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution