Rabu, 17 Juli 2019 19:19:12 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520045
Hits hari ini : 2067
Total hits : 4812482
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Baby Lobster di NTB






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 01 Maret 2019 14:05:33
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Baby Lobster di NTB

Lombok - TNI Angkatan Laut dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mataram berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ribu ekor Baby Lobster di Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Barat, Rabu (27/02).

Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo mengatakan Baby Lobster yang coba diselundupkan sejumlah 10.250 ekor, ditaksir senilai 1.5 miliyar Rupiah.

Keberhasilan ini berawal dari informasi yang didapat sebelumnya bahwa akan ada penyelundupan Baby Lobster melalui penyeberangan ferry yang akan dikirim menuju Pulau Bali.

Berdasarkan informasi tersebut Danlanal Mataram kemudian memerintahkan jajarannya agar memperketat penjagaan di pintu masuk Pelabuhan Lembar. Saat di lokasi Anggota TNI AL Lanal Mataram yang sedang bertugas mencurigai adanya penumpang yang akan menyeberang dengan menaiki truk tanpa membeli tiket penyeberangan.

Atas kecurigaan itu, maka dilaksanakan pengejaran terhadap penumpang tersebut. Saat dilakukan pengejaran, penumpang yang dicurigai itu kemudian bergegas melarikan diri serta membuang tas ransel berwarna hitam. Setelah diadakan pemeriksaan oleh anggota TNI AL bersama petugas Karantina Ikan dan KP3 Lembar, tas ransel hitam tersebut ternyata berisikan Baby Lobster sebanyak 21 kantong berisikan sekitar 250 ekor di setiap kantongnya.

Selanjutnya usai pemeriksaan, seluruh aparat yang yang berjaga melaksanakan penyisiran di lokasi pelabuhan dan berhasil menemukan lagi satu tas ransel berwarna merah di kamar mandi pelabuhan yang berisi 20 kantong Baby Lobster. Dari pemeriksaan melalui CCTV yang berada di lokasi pelabuhan, diduga pelaku berjumlah dua orang yang saat ini masih dalam proses pengejaran.

Ditambahkan oleh Danlanal bahwa, dari informasi yang berhasil diperoleh Baby Lobster tersebut akan dibawa dan dibudidayakan di luar negeri.

Saat ini puluhan ribu Baby Lobster tersebut telah dilepas kembali ke habitatnya di pantai Kadinan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pelepasan dilakukan Danlanal Mataram, bersama dengan pihak Karantina Ikan dan KP3 Pelabuhan Lembar.

Turut hadir dalam acara pelepasan itu dihadiri para Perwira Staf Lanal Mataram, Kepala Balai KIPM Klas II Mataram, Dankal Belongas serta Kapolsek Pelabuhan Lembar.ci/red

dilihat : 439 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution