Sabtu, 24 Agustus 2019 18:46:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 1809
Total hits : 4897919
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Dari 16.000 Ton Sampah Per Hari Indonesia Mampu tambah Listrik 234 MW






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 26 Februari 2019 11:05:48
Dari 16.000 Ton Sampah Per Hari Indonesia Mampu tambah Listrik 234 MW

Surabaya - Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut listrik Indonesia akan bertambah 234 Mega Watt‎ (MW) dari 16.000 ton sampah per hari. Listrik dari sampah ini akan diolah oleh 12 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5) menuturkan, pembangunan 12 PLTSa akan dilakukan dalam empat tahun terhitung sejak 2019 hingga 2022 mendatang. Pembangkit tersebut akan beroperasi di 12 wilayah di Indonesia dengan waktu operasional yang berbeda-beda.

Sesuai rencana, 12 pembangkit tersebut akan mampu menghasilkan listrik hingga 234 Megawatt (MW) dari sekitar 16 ribu ton sampah per hari."Total seluruh rencana pembangkit ini setidaknya bisa mengolah sampah per hari sekitar 16.000 ton, ini cukup besar untuk kemudian menjadi listrik yang akan dibeli PLN," kata Arcandra.

Menurutnya Surabaya merupakan kota pertama yang akan mengoperasikan pembangkit listrik dari sampah tersebut. PLTSa Surabaya dengan kapasitas 10 MW akan mengoperasikan pembangkit listik berbasis biomassa tersebut pada 2019, dari volume sampah sebesar 1.500 ton per hari."Investasi yang dikucurkan sekitar USD 49,86 juta," tutur Arcandra.

Lokasi pembangkit dari sampah kedua di tahun yang sama berada di Bekasi. PLTSa tersebut punya investasi USD 120 juta dengan daya 9 MW. Meski demikian, PLTSa tersebut masih menunggu persetujuan studi kelayakan dari PT PLN (Persero) sehingga ada kemungkinan beroperasi pada 2021.info/red

dilihat : 451 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution