Minggu, 18 Agustus 2019 01:18:12 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 136
Total hits : 4876245
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -3 Ibu Unggah Video Kampanye Hitam Jokowi Diperiksa Polda Jabar






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 25 Februari 2019 14:48:56
3 Ibu Unggah Video Kampanye Hitam Jokowi Diperiksa Polda Jabar

Bandung – Tiga perempuan, warga Kabupaten Karawang, hingga kini masih diperiksa intensif oleh Polda Jabar, Minggu (24/2). Hal ini dikarenakan mereka mengunggah video berisi kampanye hitam terhadap pasangan capres-cawapres nomor 01, Joko Widodo dan Maruf Amin.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat melakukan konferensi pers mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap tiga perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu.

“Polda Jabar menangani kasus terkait adanya video yang beredar kemudian tentunya diketahui menimbulkan potensi konflik dan juga keresahan di masyarakat,” kata Trunoyudo di Mapolda Jabar, Bandung, Senin (25/2).

Diketahui, pihaknya memeriksa tiga perempuan ini sejak Minggu (24/2) kemarin. Tiga orang perempuan tersebut diantaranya inisial ES, IP, dan CW yang merupakan warga Kabupaten Karawang.

“Yang bersangkutan saat ini kita lakukan porses penyelidikan tentu awalnya ini dengan tim Gakumdu menemukan adanya video keresahan tersebut dan dilakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap UU tindakan pidana pemilu, UU ITE,” ujarnya.

Dalam proses penyelidikan ini tentunya pihak Polda Jabar bersama Bawaslu akan lakukan serangkaian kegiatan untuk menganalisa dan mengevaluasi perbuatan yang diduga tindak pidana pemilu. Namun dalam proses penyelidikan di luar daripada adanya, masih menunggu hasil dari Bawaslu dan Gakumdu soal adanya pidana lain yang terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh tiga perempuan tersebut.

“Pertama mengapa kepolisian dalam hal ini Polda Jabar melakukan langkah-langkah yang pertama kita adalah lakukan serangkaian pencegahan dibuat preventif karena dapat menimbulkan konflik dan keresahan. Kedua sepakat bahwasannya polri akan melakukan tindakan tegas dan terukur siapapun yang melakukan black campanye yang bersifat tidak benar atau bohong,” pungkasnya.fjr/red

dilihat : 438 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution