Rabu, 20 November 2019 18:25:39 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520224
Hits hari ini : 1567
Total hits : 5095647
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Susan Budihardjo Gelar Fashion Show Bertemakan Perfection






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 23 Februari 2019 11:08:28
Susan Budihardjo Gelar Fashion Show Bertemakan Perfection

Surabaaya - Sejumlah model memperagakan busana yang bertemakan Perfection atau kesempurnaan yang digelar di Dyandra Surabaya, Jumat (22/02). Perfection atau kesempurnaan menjadi tema Annual Show siswa Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo Surabaya.

Dalam konteks fashion, perfection bisa diterjemahkan bagaimana seorang desainer, mulai dari proses menginisiasi ide dan konsep rancangan, memilih bahan dan material pendukung, mengeksekusi gagasan hingga mewujudkan suatu karya busana yang real dan sempurna.

Bagi siswa – siswi angkatan yang lulus tahun 2018 itu definisi kesempurnaan bisa berbeda – beda pada setiap individu. Meski ada pepatah yang mengatakan. Nothing perfect. Namun, upaya mencapai kesempurnaan harus terus diupayakan. Perfection tak ada batasnya. Demikian pula dalam kehidupan sehari – hari.

Dalam konteks fashion, perfection bisa diterjemahkan bagaimana seorang desainer, mulai dari proses menginisiasi ide dan konsep rancangan, memilih bahan dan material pendukung, mengeksekusi gagasan hingga mewujudkan suatu karya busana yang real dan sempurna.

Susan Budihardjo, pendiri LPTB Susan Budihardjo mengungkapkan, filosofi kesempurnaan yang harus dipahami siswa adalah proses berkarya yang konteksnya menyeluruh, bukan sepotong – potong.

Ia berharap lulusan LPTB Susan Budihardjo dapat berkarya lebih jauh, bukan hanya sekedar di permukaan dan mentah. Menurutnya, kebanyakan desainer muda masih terpaku dalam satu bentuk nilai tema tertentu tanpa mendalami lebih dalam makna atau filosofi yang berkaitan dengan tema tersebut.

Eksplorasi tema diakui susan jadi persoalan mode kekinian. Salah satu contoh ketika diminta untuk membuat karya bertema bunga, kebanyakan desainer muda hanya akan menyelipkan unsur bentuk bunga, entah besar atau kecil dalam koleksi mereka. “Padahal sebenarnya tidak harus melulu bertema bunga pasti ada bentuk bunga, bisa juga karakter dari bunga tersebut, misal dari wewangiannya atau filosofi dari bunga itu seperti apa,” ujarnya.

Susan menambahkan penggalian dan asah rasa sangat penting dalam dunia mode, bukan hanya penggalian atau eksplorasi yang terbatas pada bahan dan elemen busana.

Dan, pada Annual Show, beragam penafsiran dari perfection itu sendiri dianggap Susan menjadi sebuah nilai dan daya tarik. Ia menantang para lulusan sekolah mode merefleksikan arti sebuah kesempurnaan menurut kacamatanya sehingga diharapkan akan menghasilkan karya dengan napas baru, unik dan inspiratif.

“Karya yang baik pada akhirnya bisa membuat persembahan yang menyita perhatian, karena memiliki sisi inovasi dalam dunia mode,”kata Susan.

Ia menyebut napas baru menjadi salah satu aspek yang dinilai mutlak harus ada sebagian sebuah tanda perkembangan. Sementara itu Fifin, kepala sekolah LPTB Susan Budihardjo Surabaya mengungkapkan tiap siswa yang mengikuti Annual Show diwajibkan membuat 5 karya busana. Tiga busana ditampilkan untuk Annual Show, dan 2 busana lain ditampilkan sebagai display di lokasi acara.

“Untuk detail busana karya siswa yang lulus, bisa dilihat dan dinilai dalam Annual Show” lanjutnya.

Ia lalu menyebut tak hanya busana yang mencerminkan dan menginterprestasikan tema Perfection, para siswa juga dituntut memberikan totalitas penampilanan melalui make up. Gaya rambut serta aksesories yang ditampilkan.Bjt/red

dilihat : 449 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution