Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/pustaka1/domains/pustakalewi.net/public_html/config.php on line 10
PUSTAKALEWI NEWS
 Jum'at, 13 Desember 2019 18:43:52 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 20599
Hits hari ini : 887
Total hits : 567070
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Demo 500 Korban Sipoa Hari Ini Tidak Ditanggapi Kejaksaan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 19 Februari 2019 20:05:27
Demo 500 Korban Sipoa Hari Ini Tidak Ditanggapi Kejaksaan

Surabaya,pustakalewi - Pertemuan antara perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Soenarta, dengan Masbuhin penasehat hukum Paguyuban Customer Sipoa (PCS) dan beberapa perwakilan anggota PCS yang terjadi Senin (18/2) dan berakhir deadlock akhirnya dijawab dengan demo.

Selasa (19/2), Sekitar 500 lebih konsumen Sipoa yang tergabung dalam PCS benar-benar menyerbu kantor Kejati Jatim yang beralamat di Jalan A. Yani Surabaya.

Massa mulai berdatangan ke kantor Kejati Jatim mulai pukul 05.30 Wib. Konsumen Sipoa akhirnya menggelar demo pukul 07.00 Wib.

Dengan membawa atribut demo seperti spanduk dan banner, para konsumen Sipoa ini mulai meneriakkan kekesalan mereka atas ulah jaksa Kejati Jatim yang menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk perkara nomor: LPB/373/III/UM/2018/Jatim dengan terdakwa Ir. Klemens Sukarno Candra, Budi Santoso dan Aris Birawa, mengajukan upaya hukum banding, Jumat (15/2) beberapa saat setelah pembacaan vonis berlangsung di Pengdilan Negeri (PN) Surabaya.

Massa konsumen Sipoa ini, juga berusaha menarik perhatian para pengguna jalan A. Yani Surabaya dengan spanduk-spanduk yang dibentangkan di sisi Jalan A. Yani Surabaya.

Selain itu, orasi dari perwakilan korban Sipoa dilakukan secara bergantian dari atas mobil komando.

Edi Sucipto, koordinator aksi demo dalam orasinya mengecam sikap kejaksaan yang masih bersikukuh tidak mau mencabut upaya hukum banding yang sudah dimasukkan di PN Surabaya.

"Akibat ulah jaksa dengan mengajukan banding itu, keinginan kami untuk mendapatkan refund dari Sipoa jadi terbengkalai dan terancam gagal," ujar Edi.

Padahal, lanjut Edi, pengembalian uang para nasabah ini, tinggal selangkah lagi. Begitu semua barang bukti diterima para terdakwa, keinginan para konsumen untuk mendapatkan uangnya kembali, akan terlaksana, karena total barang bukti yang disita penyidik itu jumlahnya Rp. 1,5 triliun.

Sebagai bentuk aksi protes atas upaya hukum banding yang sudah dilakukan jaksa tersebut, massa mengikat pintu masuk sisi Selatan Kejati Jatim dengan tali dan memasang tulisan tolak banding di pintu pagar itu.

Bukan hanya itu, mobil komando yang dipakai untuk orasi koordinator aksi demo, juga diparkirkan tepat di depan pintu masuk utama Kejati Jatim, sehingga menghalangi kendaraan yang akan masuk maupun keluar kantot Kejati Jatim.

Pantauan di lokasi, massa terus mengawasi gerak gerik setiap orang yang keluar masuk kantor Kejati Jatim. Dari aksi penyegelan dan menutup pintu masuk utama Kejati Jatim berakibat kepada terganggunya aktivitas jaksa maupun pegawai kejaksaan yang hendak beraktivitas seperti mengikuti sidang maupun untuk makan siang.

Demo sekitar 500 korban Sipoa yang digelar hari ini berakhir tanpa hasil yang diharapkan. Rencananya demo akan kembali menggelar aksi demo serupa besok Rabu (13/02) dan Kamis (14/02) dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi sampai keinginan dari para korban dipenuhi oleh kejaksaan tinggi.mwp

dilihat : 449 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution