Kamis, 20 Juni 2019 08:37:31 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 120
Total pengunjung : 515108
Hits hari ini : 838
Total hits : 4728239
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Panglima TNI: Prajurit Tak Boleh Lengah, Harus Waspada






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 18 Januari 2019 02:05:34
Panglima TNI: Prajurit Tak Boleh Lengah, Harus Waspada

Semarang - Pesta Demokrasi 2019 merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian kita semua dan harus berjalan lancar, aman, damai, dan sukses. Stabilitas nasional harus tetap terjaga, TNI tidak boleh lengah dan harus selalu waspada terhadap perkembangan situasi lainnya.

Demikian juga dengan kondisi regional dan global baik yang terkait langsung maupun tidak langsung, tidak boleh luput dari pengamatan dan antisipasi TNI. Ancaman terorisme, separatisme, radikalisme, serta berbagai ancaman kejahatan lintas negara harus dapat diatasi.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam amanatnya yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., pada upacara tujuh belasan di Lapangan Parade Kodam IV/Diponegoro, Kamis (17/1/2019).

Dikatakan bahwa Pilkada serentak 2018 telah berhasil dilaksanakan dengan aman, lancar dan sukses. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari netralitas TNI dan sumbangsih pengamanan yang kita laksanakan. Pada Pemilu 2019 ini netralitas TNI harus kembali kita tunjukkan.

“Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas yang telah saya canangkan. Jangan terpengaruh pada berbagai isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Pegang teguh rantai komando dan laporkan kepada komandan satuan bila menemui kendala”, tandasnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, itu semua terasa sangat berat manakala kita tidak menyadari betapa mulianya tugas yang kita emban. “Sadarilah bahwa jerih payah para prajurit dan PNS TNI juga menjadi ibadah dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro juga mengapresiasi para atlet Kodam IV/Diponegoro yang berhasil menorehkan prestasi pada kejuaraan Nasional atletik piala Panglima TNI ke VI di Surabaya beberapa waktu lalu.

Piagam penghargaan dan uang pembinaan diberikan orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro kepada Mayor Kav Bangun Pranoto selaku official dan koordinator pelatih, Yuaris Diyanto peraih juara 1 tolak peluru, Rusmanto juara 1 lempar lembing, Vidya Ayu Irniasari juara 2 pada lompat jangkit, Septiana Dita Sari juara 2 lari 5000 m, Ambar Winarsih peraih juara 3 lari 800 m, dan Feni Ambrilia Wulan Sari sebagai juara 3 tolak peluru.

Kepada para Atlet Pangdam berpesan agar prestasi yang sudah diraih jangan menjadikan besar kepala, angkuh dan sombong, tetapi harus disyukuri dan terus berlatih agar mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi.

Pada kegiatan upacara tersebut diikuti Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Irdam, Kapok Sahli Pangdam, para Sahli, para Asisten dan Kabalak, LO AL, LO AU dan prajurit serta PNS se-Garnizun Semarang. (Ning/red)

dilihat : 436 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution