Senin, 14 Oktober 2019 22:15:43 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520138
Hits hari ini : 1824
Total hits : 5022408
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sekjen PDIP: Pidato Prabowo Sarat Ilusi dan Retorika






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 16 Januari 2019 11:08:20
Sekjen PDIP: Pidato Prabowo Sarat Ilusi dan Retorika

Jakarta - PDI Perjuangan menilai pidato calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang memaparkan visi misinya sarat dengan ilusi dan retorika TelePrompter.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, konten pidato yang menihilkan prestasi pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla hanya akan mengurangi elektoral Prabowo-Sandi tidak hanya di Jawa dan Sulawesi.

“Masyarakat Sumatera, Kalimantan, NTT, Papua, dan Indonesia Timur lainnya yang telah merasakan sentuhan kebijakan Pak Jokowi-JK kami pastikan kurang respek dengan pidato retorik-telepromter tersebut,” kata Hasto, Selasa (15/1/2019).

Hasto mengatakan, dengan melihat pidato visi misi Prabowo dari perspektif kemanusiaan, kerakyatan, dan komitmen terhadap apa yang telah dilakukannya, maka saat ini skornya 3-0 untuk kemenangan Jokowi.

“Retorika melawan berbagai bentuk ketidakadilan itulah yang terus mereka mainkan. Namun PDI Perjuangan meyakini bahwa bicara dengan rakyat adalah bahasa hati, bahasa kepedulian melalui sentuhan kepemimpinan merakyat, bukan sebaliknya,” ucap Hasto.

Dia menambahkan, PDI Perjuangan tidak kaget dengan subtansi pidato visi misi Prabowo-Sandi tersebut. “Selain melanggar aturan kampanye, sebutnya, apa yang disampaikan sesuai dengan watak Prabowo: menyerang dan menihilkan prestasi Indonesia.

“Bayangkan, kalau Asian Games, Asian Para Games, kemajuan membangun dari pinggiran, dan kehadiran nilai-nilai kemanusiaan dalam kebijakan sosial Pak Jokowi-JK pun terasa dinihilkan,” ujarnya.

“Jadi PDI Perjuangan sudah menduga isinya akan seperti itu. Sebab di mata Pak Prabowo semua adalah kegagalan sesuai pengalamannya sendiri,” tambah dia.

Indonesia, imbuh Hasto, dibangun dengan niat baik dan pemikiran positif. Strategi model menyerang justru menjadi arus balik, yang justru malah mengingatkan masa lalu Pak Prabowo.

“Hal yang kami apresiasi dari pidato tersebut adalah vokal dan intonasi Pak Prabowo jauh lebih baik,” kata Hasto. Sebelumnya, Prabowo menggelar acara Pidato Kebangsaan yang memaparkan visi misinya di JCC, Senayan, Jakarta, kemarin. Info/red

dilihat : 443 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution