Selasa, 10 Desember 2019 04:59:36 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520271
Hits hari ini : 243
Total hits : 5146060
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -OJK Regional 4 Gelar Desiminasi Buku Pintar Keuangan Syariah






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 17 Desember 2018 23:05:20
OJK Regional 4 Gelar Desiminasi Buku Pintar Keuangan Syariah

Surabaya,pustakalewi.com - Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur (OJK KR 4) menggelar Desiminasi Buku Pintar Keuangan Syariah sekaligus Talkshow Cermin Mengelola Keuangan Keluarga Secara Alami di Hotel JW Marriot Surabaya, Senin (17/12).

“Acara diseminasi ini merupakan salah satu bentuk kegiatan edukasi keuangan syariah yang rutin diselenggarakan oleh OJK setiap tahun,” ujar Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Heru Cahyano, ditemui di sela-sela acara.

Tujuan utama digelarnya acara ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para muslimah, mengenai konsep bisnis dan keuangan syariah. “Implementasinya dalam aktivitas kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat dapat menerapkan prinsip syariah secara kaffah,” katanya.

Dijelaskan Heru, bahwa share aset perbankan syariah di Jawa Timur pada posisi Oktober 2018 sebesar 5,35 persen masih tercatat lebih rendah dibandingkan share Nasional yang mencapai sebesar 5,78 persen. Pada posisi yang sama, total pembiayaan yang disalurkan oleh Perbankan Syariah di Jawa Timur telah mencapai Rp 27 ,5 triliun atau tumbuh 13,05 persen (yoy) dengan share terhadap total kredit perbankan di Jawa Timur mencapai sebesar 5,79 persen.

“Sedangkan total dana masyarakat yang dikelola oleh perbankan syariah mencapai Rp 28,5 triliun, atau tumbuh 13,95 persen (yoy) dengan share terhadap total seluruh dana simpanan masyarakat di Jawa Timur mencapai sebesar 5,20 persen,” imbuhnya.

Menurut data tersebut, lanjut Heru,menunjukkan bahwa keuangan syariah di Jawa Timur masih memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikembangkan, terutama didukung fakta bahwa jumlah penduduk muslim di Jawa Timur yang mencapai 97 persen dari total penduduk.

“Lebih dari 6.000 pondok pesantren di Jawa Timur dengan jumlah santri mencapai lebih dan 1 juta santri, serta terdapat 37.686 masjid dan 106.647 mushola di Jawa Timur dengan jumlah jama’ah mencapai lebih dari 8 juta jama’ah,” tuturnya.

Heru Cahyono juga mengungkapkan, hasil survey Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2016, Indeks Literasi Keuangan Syariah di Provinsi Jawa Timur tercatat sebesar 29.35 persen, tertinggi di seluruh Indonesia, mengalahkan Provinsi Aceh yang hanya sebesar 21.09 persen.

“Kondisi tersebut menunjukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Jawa Timur terhadap layanan keuangan syariah sudah meningkat dan bahkan lcbih baik dibandingkan propinsi lainnya dengan mayoritas muslim terbesar di Indonesia. Namun dcmikian, indeks inklusi keuangan syariah di Provinsi Jawa Timur yang sebesar 12,21 persen jauh lebih rendah,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam acara ini juga dilakukan penyerahan buku Pintar Keuangan Syariah kepada ibu Hj. Nina Soekarwo selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur.

Acara ini sendiri telah dihadiri 350 peserta terdiri dari Mubalighot perwakilan dari Muslimat NU Jawa Timur, Aisyiyah Jawa Timur, Muslimat Hidayatullah Jawa Timur serta perwakilan dari Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur.mwp

dilihat : 446 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution