Sabtu, 07 Desember 2019 16:54:10 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 520268
Hits hari ini : 2453
Total hits : 5140205
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KRI Banda Aceh 593 Angkut Pemulangan Kogasgabpad Penanggulangan Bencana Lombok






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 22 November 2018 08:05:11
KRI Banda Aceh 593 Angkut Pemulangan Kogasgabpad Penanggulangan Bencana Lombok

Surabaya,pustakalewi.com - Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), kembali mengerahkan kapal perangnya yang berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta, dalam rangka mendukung pemulangan personel Satgas Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana Lombok.

KRI Banda Aceh 593 yang dikomandani Letkol Laut (P) Ali Setiandi mendukung pergeseran personel dan material Kogasgabpad bencana gempa Lombok yang telah selesai melaksanakan tugas melalui Dermaga Carik, Lombok Utara, Rabu (21/11).

Kapal perang jenis Landing Platform Dock ini mengangkut lebih dari 400 orang personel terdiri dari, personel Kogasgabpad, Yonzikon, Zeni Pasmar, Yonkesmar, Bekangdam, Yonzipur, dan Yonkes.

Sedangkan material yang turut diangkut 3 exca pc 70, 2 exca pc 200, 2 DT 5T, 6 DT 8T, 1 Breaker, 1 Loader, 2 Trailer, 4 NPS, kendaraan kecil, 2 Mobil Tangki Air, 2 Mobil Tangki BBM, 3 SPM, 2 Genset, 2 Ambulance, dan 3 kendaraan mobil.

Kapal karya anak bangsa ini akan melaksanakan debarkasi personel dan material di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta.

KRI Banda Aceh 593 sebelumnya juga tergabung dalam Satgas SAR melakukan pencarian korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. KRI Banda Aceh 593 juga pernah membantu pencarian pesawat Air Asia QZ 8501 yang hilang kontak dari Air Traffic Controller (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu 28 Desember 2014.

Selain operasi kemanusiaan, KRI Banda Aceh 593 juga melaksanakan tugas mendukung operasi angkutan laut pergeseran personel dan material pasukan yang akan melaksanakan tugas Satgas Pamtas/Rahwan ke seluruh Indonesia khususnya perbatasan.

Tingginya jam berlayar KRI Banda Aceh 593 ini, pada tahun 2014 mendapatkan sebuah penghargaan sebagai KRI Berpredikat Operasional Tertinggi Tahun 2014. Penghargaan itu didapat karena KRI Banda Aceh ini menjadi kapal yang berlayar dalam waktu paling panjang dibandingkan KRI milik TNI angkatan laut lainnya.dispen/red

dilihat : 445 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution