Senin, 19 Agustus 2019 23:43:38 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520078
Hits hari ini : 2010
Total hits : 4880016
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Komisi Yudisial Gelar FGD ‘Visualisasi Peradilan Bersih






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 15 November 2018 14:05:01
Komisi Yudisial Gelar FGD ‘Visualisasi Peradilan Bersih

Semarang - Komisi Yudisial (KY) RI menggelar Focussed Group Discussion (FGD) Sobat Muda KY 2018 diikuti dari kalangan mahasiswa Kota Semarang yang diselenggarakan di Legend Coffee Jalan Tri Lomba Juang Semarang, Rabu (14/11).

Acara yang dikemas dalam ngopi asik sambil berdiskusi tersebut mengusung tema ‘Visualisasi Peradilan Bersih’ untuk memperkenalkan KY kepada masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut Narasumber yang dihadirkan diantaranya, Kepala Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY RI, Roejito, Kaprodi Magister Hukum Universitas Semarang, Dr. Muhamad Junaidi, dan Designpreneur Dosen DKV Udinus, Ketua Asosiasi DKV Semarang, Godham Eko Saputro.

Roejito menjelaskan, diskusi ini bertujuan untuk membentuk komunitas kecil yang solid dalam berkarya, untuk mendorong mewujudkan dunia peradilan yang lebih baik.

Menurutnya, selama ini sosialisasi kepada masyarakat belum optimal karena cara pandangnya dengan pendekatan hukum, padahal tidak semua masyarakat paham tentang hukum.

“Kali ini kita ingin mengenalkan KY kepada masyarakat luas melalui komunitas atau seni (gambar) supaya masyarakat lebih mudah memahaminya. Kami ingin KY dikenal masyarakat luas, jadi cara penyampaian kepada masyarakat harus dengan cara yang mudah dipahami. Itu adalah upaya yang kami lakukan agar masyarakat bisa paham tentang KY,” ungkap Roejito.

Pihaknya berharap nantinya ada sebuah wadah (meskipun tidak terstruktur) yang bisa menjembatani komunikasi antara masyarakat yang belum paham tentang KY, dengan cara yang dapat dipahamkan masyarakat luas melalui cara-cara visualisasi, dengan gambar-gambar.

Apalagi, lanjut Roejito, hampir semua orang di seluruh bangsa ini sudah mempunyai android yang bisa mengakses apapun bentuknya.

“Nantinya para anak muda ini (sobat KY) diharapkan bisa menjadi pioneer atau menjadi agen-agen KY untuk membantu tugas KY mengenalkan kepada masyarakat melalui visualisasi. Sehingga Perlu adanya komitmen dan kepedulian dari mereka. Ayo bersama KY menuju satu titik yaitu bagaimana mencerdaskan masyarakat yang ada di luar hukum, agar mengenal dan memahami tentang KY,” pungkasnya. (Ning/bj)

dilihat : 440 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution