Jum'at, 14 Desember 2018 16:23:24 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 205
Total pengunjung : 450471
Hits hari ini : 1297
Total hits : 4150030
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Warga Peneleh Geger, Ada Warga Temukan Sumur Tua Peninggalan Majapahit






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 02 November 2018 14:05:21
Warga Peneleh Geger, Ada Warga Temukan Sumur Tua Peninggalan Majapahit

Surabaya - Penemuan sumur tua gegerkan warga Jalan Pandean Gang 1 RT 1 RW 13, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng. Diperkirakan sumur tua tersebut peninggalan era Majapahit.

Sumur tua yang berdiding tanah liat tersebut memiliki tiga tumpukan dengan diameter yang berbeda. Bagian teratas memiliki diameter sekitar 80 cm, sedangkan pada tumpukan kedua dan ketiga berdiameter 70 cm.

Sedangkan dinding sumur tua tersebut berwarna dasar merah dan sebagian masih berlumuran tanah liat. Sumur tua itu ditemukan dikedalam tanah kurang lebih 1 meter.

Sumur tua tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja yang bernama Suep (46). Saat itu, Suep bersama rekan-rekannya sedang mengali tanah untuk saluran box culvert.

"Saat itu, saya hendak mengali tanah untuk memasang box culvert untuk saluran air. Namun saat mengali dikedalam satu meter menemukan lingkaran berukuran 80 cm. Kemudian kita gali terus ternyata kayak sumur. Makin kedalam ukuranya mengecil," kata Suep, Kamis (01/11).

Suep menjelaskan jika penemuan sumur tua tersebut usai sholat Maghrib. Usai menemukan sumur tua itu semua aktivitas pengalian proyek box culvert. "Setelah sholat maghrib sumur itu kami temukan. Habis itu kami berhenti melanjutkan memasang box culvert," ungkap Suep.

Suep dan rekanya yang menasaran, akhirnya membongkar isi sumur tersebut, ternyata didalam sumur tua tersebut ditemukan bata merah yang berukuran besar dan memiliki bekas tiga jari. "Waktu kami bongkar sumur tua itu, ternyata didalamnya tertutup batu bata yang sudah tak beraturan," ungkapnya.

Setelah mendapatkan temuan sumur tua itu, para pekerja langsung melaporkan kepada pihak Kelurahan Peneleh. "Kami langsung melaporkan ke pihak kelurahan. Untuk menentukan apakah pekerjaan dilanjutkan atau tidak," ujar Suep.

Sementara itu, untuk mengindari hal-hal yang tidak diingkan, para pekerja memasang garis dilarang melintas. Sumur tua tersebut juga ditutup oleh papan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya Antiek Sugiharti menduga sumur tersebut peninggalan Majapahit. Umurnya diperkirakan lebih dari 500 tahun. Tapi untuk memastikan kebenarannya, pihaknya sedang berkoordinasi dengan para ahli arkeolog dari Trowulan.

"Barang ini umurnya berapa, kemudian kan perlu proses penanganan lebih lanjut", papar dia. Untuk diketahui, Kelurahan Peneleh merupakan salah satu kawasan cagar budaya di Kota Surabaya.red/mwp

dilihat : 29 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution