Sabtu, 24 Agustus 2019 03:03:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 320
Total hits : 4896430
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -PLN Beri Penyambungan Listrik Gratis untuk Korban Gempa Lombok






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 15 September 2018 22:15:00
PLN Beri Penyambungan Listrik Gratis untuk Korban Gempa Lombok

Surabaya - PT PLN (Persero) memberikan penyambungan listrik gratis untuk korban gempa Lombok dan Sumbawa. Untuk merealisasikan kebijakan ini, PLN melakukan pendataan rumah warga yang terdampak gempa serta mengamankan kabel Sambungan Rumah (SR) agar aman dari kondisi bertegangan dan pendataan Alat pembatas dan Pengukur (APP) untuk memastikan kondisi fisik kwh meter dan MCB.

“Kami sadar kebutuhan akan kelistrikan sangat penting bagi warga. Untuk itu, upaya perbaikan seluruh jaringan langsung kami lakukan pasca gempa terjadi. Nah, untuk selanjutnya apabila rumah baru telah selesai dibangun dan hendak disambung listriknya kembali, maka proses penyambungan baru dan penyalaan akan dilakukan oleh PLN dan dibebaskan dari biaya penyambungan (BP). Gratis," ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN Djoko R Abumanan dalam keterangan resminya, Jumat (14/9).

Dikatakannya, masyarakat yang didata dapat melapor ke kantor PLN jika bangunan rumah sudah siap dan instalasi listriknya untuk disambung serta dinyalakan kembali. Program ini diharapkan dapat mempercepat dan membantu korban memperoleh akses listrik ke rumah.

Djoko mengimbau, agar masyarakat waspada dan melapor ke kantor PLN atau pihak berwajib apabila ada oknum yang mengatasnamakan PLN menawarkan penyambungan listrik dan meminta sejumlah uang. PLN tidak pernah meminta biaya untuk pemasangan dan penyambungan kembali terhadap pelanggan-pelanggan PLN yang terdampak gempa.

Gempa yang mengguncang Lombok dan Sumbawa juga merusak sistem kelistrikan di daerah tersebut. Sebagian besar kondisi kwh meter sudah tidak dapat digunakan lagi (hancur/rusak) tertimpa bangunan dan ada yang masih terpasang di bangunan tapi dalam kondisi rusak berat/sedang sehingga diamankan di kantor PLN.

Ratusan aset PLN pun mengalami kerusakan, terutama pada jaringan Distribusi Tegangan Menengah, Tegangan Rendah, serta Saluran Rumah dan Alat Pengukur dan Pembatas (SR APP). Namun, saat ini seluruh jaringan listrik telah diperbaiki dan seluruh masyarakat khususnya yang ada di pengungsian sudah bisa kembali menikmati listrik.

Gempa Lombok dan Sumbawa juga memberikan dampak kerusakan kelistrikan di beberapa wilayah kerja unit PLN seperti Kabupaten Lombok Utara yang mencakup Tanjung, Pemenang, Gangga, Kayangan, Bayan, Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

Kemudian, Kabupaten Lombok Barat di wilayah Narmada, Batulayar, Gunungsari. Kabupaten Lombok Timur mencakup Labuhan Haji, Pringgabaya, Sembalun, dan Sambelia.

Sementara itu, Kota Mataram terutama terjadi di Ampenan. Adapun daerah yang terdampak di Kabupaten Sumbawa Besar meliputi Utan, Alas, Taliwang, Rhee dan Buer.

Lalu, Kabupaten Sumbawa Barat mencakup Kecamatan Seteluk. Secara keseluruhan, diperkirakan ada sekitar 56.000 pelanggan PLN yang terkena dampak gempa. info/red

dilihat : 440 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution