Kamis, 20 Juni 2019 08:09:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 109
Total pengunjung : 515097
Hits hari ini : 759
Total hits : 4728160
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pegang Payudara Ariana Grande, Pendeta Ini Minta Maaf






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 02 September 2018 19:36:46
Pegang Payudara Ariana Grande, Pendeta Ini Minta Maaf

Surabaya - Aktris Ariana Grande telah menerima permintaan maaf dari uskup yang memimpin pemakaman Aretha Franklin setelah dia dituduh menyentuh payudaranya ketika di panggung.

Uskup Charles Ellis III, yang memimpin upacara pemakaman Franklin, dengan canggung menyapa Ariana Grande di atas panggung. Video yang viral di jagat maya, menunjukkan tangan pendeta Ellis memegangi Ariana Grande jauh di atas pinggangnya, dengan jari-jarinya menekan salah satu sisi payudaranya.

Beberapa jam kemudian, video tersebut viral di jagat maya dengan hashtag #RespectAriana menjadi tren di seluruh dunia, banyak netizen mengekspresikan kemarahan atas video itu.

Pengkhotbah kemudian meminta maaf di pemakaman di mana Franklin dikebumikan pada Jumat malam lalu. Ia mengatakan maaf karena membuat lelucon tentang namanya.

“Tidak ada niat saya untuk menyentuh payudara wanita mana saja. Saya tidak tahu, saya rasa saya merangkulnya. Mungkin saya melintasi perbatasan, mungkin saya terlalu ramah atau akrab tetapi, sekali lagi, saya minta maaf.” Kata sang Pendeta, seperti diberitakan Theguardian.

Dia mengatakan, bukan saja aktris wanita yang dia peluk, namun juga aktris lelaki.

“Aku memeluk semua artis wanita dan pria,” kata Ellis.

“Semua yang naik, saya menjabat tangan mereka dan memeluk mereka. Itulah yang kita semua tahu di gereja. Kita semua tentang cinta,” katanya lagi.

Ellis juga meminta maaf kepada Ariana Grande, penggemarnya dan komunitas Hispanik karena membuat lelucon.

“Saya pribadi dan dengan tulus meminta maaf kepada Ariana dan kepada para penggemarnya dan kepada seluruh komunitas Hispanik,” kata Ellis.

“Ketika Anda melakukan program selama sembilan jam, Anda mencoba membuatnya tetap hidup, Anda mencoba memasukkan beberapa lelucon di sana-sini.”fjr/red

dilihat : 446 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution