Sabtu, 21 Juli 2018 05:22:40 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 261
Total pengunjung : 407220
Hits hari ini : 2363
Total hits : 3712763
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kapolda : Penangkapan Terduga Teroris Urusan Densus, Polda Hanya Bantu






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 22 Mei 2018 16:48:24
Kapolda : Penangkapan Terduga Teroris Urusan Densus, Polda Hanya Bantu

Surabaya - Pasca ledakan bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, polisi terus memburu jaringan terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD). Dalam penangkapan seluruh anggota JAD, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin menegaskan jika pihaknya hanya membantu.

"Kalau yang penangkapan biar Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang melaksanakan. Semua komponen sudah bergabung baik dari Polda Jatim maupun Densus untuk melakukan pengejaran," kata Kapolda, Selasa (22/5).

Ditanya terkait pengejaran pemimpin pengajian dari pelaku bom bunuh diri, yaitu Cholid Abu Bakar, Kapolda menegaskan jika pihaknya bersama Densus terus melakukan pengejaran. "Kami meminta waktu untuk bisa menyelesaikan semuanya," tuturnya.

Informasi yang dihimpun JNR, sejumlah anggota dari Polda Jatim memang banyak yang diterjunkan membantu Densus 88 menangkap kelompok terduga teroris. Salah seorang Perwira di Mapolda Jatim yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika ia dan anggotanya juga dilibatkan dalam upaya pengejaran terduga teroris. "Anggota saya habis mas. Banyak yang di BKO (bantu kendali operasi, red) kan bantu Densus 88. Tugas ini jadi salah satu prioritas yang diperintahkan Kapolda," ungkapnya.

Dari data Divisi Humas Mabes Polri, penangkapan para terduga teroris pasca bom gereja di Surabaya mencapai puluhan orang. Hingga tanggal 20 Mei, terdata sebanyak 74 terduga teroris yang ditangkap. Sebanyak 14 orang diantaranya ditembak mati karena melawan petugas saat hendak diamankan.

Di Jatim menjadi wilayah terbanyak terduga teroris yang ditangkap. Tercatat sebanyak 31 orang dan empat di antaranya meninggal dunia di wilayah Jawa Timur. "Kita lihat masyarakat Surabaya dan Jawa Timur sudah pulih kembali, menggeliat kembali. Jalan-jalan sudah pada macet ke arah barat sudah macet. Kita bangkit untuk melawan ini, jangan ada takut," tukasnya.(info/red)

dilihat : 22 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution