Sabtu, 21 Juli 2018 05:25:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 261
Total pengunjung : 407220
Hits hari ini : 2377
Total hits : 3712777
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KRI Ardadedali 404, Kekuatan Baru Milik TNI AL






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 17 Mei 2018 17:10:40
KRI Ardadedali 404, Kekuatan Baru Milik TNI AL

Surabaya,plewi.com - KRI Ardadedali 404, kapal selam kedua yang dipesan Indonesia dari Korea Selatan (Korsel), sandar di Dermaga Kapal Selam Koarmada II, Ujung, Surabaya, Kamis (17/5/2018).

Kapal produksi Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan ini merupakan kapal selam type 209/400 DSME.

Kapal ini memiliki bobot 1.280 ton saat muncul di permukaan, dan bobotnya berubah menjadi 1.400 ton saat menyelam.

KRI Ardadedali 404 berangkat dari dermaga galangan kapal DSME, Gyeongsang Selatan, Korea Selatan pada 30 April 2018, melintasi laut selama 17 hari menuju Indonesia.

Rute yang dilalui adalah Okpo (Korsel), Selat Korea, Perairan Jepang, Laut Cina Timur, Selat Luzon, Laut Cina Selatan, Selat Apo, Selat Cuyo, Laut Sulu, Selat Sibutu, Laut Sulawesi, Selat Makassar - Laut Jawa Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) hingga akhirya merapat di Dermaga Koarmada II Surabaya.

Sebelum KRI Ardadedali 404, Indonesia memesan kapal KRI Nagapasa 403 yang datang 28 Agustus 2017.

Secara fisik, dua kapal selam ini memiliki bentuk sama persis.

KRI Ardadedali 404 ini juga dilengkapi Latest Combat System, Enhanced Operating System, Non-hull Penetrating Mast dan Comfortable Accomodation.

Ada empat mesin diesel MTU 12V493 dengan jarak jelajah mencapai 18.520 km.

Panjang kapal 61,3 meter, diameter 6,2 M, dengan draft 5,7 M mampu menampung 40 kru kapal.

Kecepatan kapal mencapai 21 knot di bawah air dan 12 knot di permukaan ini mampu berlayar lebih dari 50 hari untuk menunjang fungsi operasinya.

Sebagai senjata, kapal selam ini dilengkapi dengan peluncur torpedo 533 mm, serta peluru kendali anti kapal permukaan yang merupakan moderenisasi armada kapal selam TNI Angkatan Laut.

Ardadedali diambil dari nama panah milik Arjuna yang dikenal sebagai Penengah Pandawa, yang memiliki paras yang menawan serta lembut budinya.

Bentuk ujung senjata menyerupai paruh burung.

Ketika dilepaskan ke arah musuh, maka paruh burung itu dapat mematuk lawannya.

dilihat : 52 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution